class="wp-singular post-template-default single single-post postid-21638 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Senin, 17 Desember 2018 - 07:54 WIB

Lion Air Alokasikan Dana Rp 38 M Lanjutkan Pencarian Pesawat PK-LQP

Liputankepri.com,Jakarta-Operator maskapai penerbangan Lion Air mengalokasikan dana Rp 38 miliar untuk melanjutkan pencarian korban kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 JT 610 bernomor registrasi PK-LQP yang jatuh di Karawang, Jawa Barat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya bekerja sama dengan perusahaan swasta asal Belanda dengan kapal lautnya MPV Everest untuk menunaikan misi tersebut.

“Apabila ditemukan kembali jenazah kru dan penumpang maka akan diambil lalu diserahkan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas). Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (cockpit voice recorder/CVR),” ujar Danang dalam keterangan resmi, Senin (17/12).

Baca Juga :  Operasi Gabungan Polda Riau Amankan 14 Kg Sabu

Kapal MPV Everest yang saat ini berada di Johor Bahru, Malaysia, dijadwalkan tiba di perairan Karawang pada Rabu (19/12), lebih lambat dua hari dari yang direncanakan.

Kondisi ini disebabkan karena cuaca buruk di Johor Bahru yang mengganggu proses mobilisasi peralatan dan kru selama tiga hari terakhir.

MPV Everest diagendakan berlayar mulai hari ini, Senin (17/12), dengan perkiraan waktu tempuh dua hari lima jam sampai perairan Karawang.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Aplikasi Mobile Banking

Pihak Lion Air menyatakan pencarian korban dan bagian kotak hitam JT 610 dengan MPV Everest akan dipusatkan di area koordinat hasil pemetaan terakhir lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Misi ini akan dilakukan selama 10 hari berturut-turut.

Pesawat Lion Air JT 610 bernomor registrasi PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang yang membawa total 181 penumpang dan delapan awak jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/12).

Dari jumlah tersebut, ada 125 jenazah korban yang sudah berhasil diidentifikasi hingga Basarnas menghentikan pencarian korban pada 10 November 2018

Share :

Baca Juga

Nasional

Bunuh Bayinya Sendiri,Mahasiswi Jadi Tersangka

Ekonomi

Sri Mulyani: Gaji Naik 1.000 Kali Takkan Cukup Kalau Tamak

Nasional

Satpol PP Pekanbaru Akan Kembali Gelar Razia Pembuang Sampah Sembarangan

Featured

KPU Tunggu Konfirmasi Parpol,Waktu Verifikasi Disesuaikan

Batam

Sejak Januari 2017,Honorer Dinkes Batam Belum Menerima Gaji

Featured

Menteri Rini Tinjau 3 BUMN dan Pelindo I di Kampung Panau

Ekonomi

Partai Golkar Sembelih Hewan Qurban Berupa Tiga Ekor Sapi

Berita

Gubernur Kepri Dampingi Menkoinfo ke Natuna
error: Content is protected !!