Liputankepri.com,Tanjungpinang – LSM P2KN dan TIPF minta Diskrimsus Polda Kepri tuntaskan hilangnya besi plat baja sisa pembangunan jembatan Dompak, hingga kini masih misteri.

LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) dan Tim investigasi pencari fakta (TIPF) telah melaporkan hal tersebut ke Diskrimsus Polda Kepri, Rabu (15/8/2018).
Dalam hal itu, LSM P2KN dan TIPF akan melakukan pendalaman terhadap kasus raibnya besi plat baja itu, serta meminta pihak Diskrimsus Polda Kepri lebih serius menanganinya.
Salah satu dari tim TIPF ,Alfi Syahrin Arifin
yang didampingi Patrisius Boli Tobi mengatakan kepada awak media Liputankepri.com,dari Dumas (Pengaduan Masyarakat) ke Diskrimsus Polda Kepri yang kami kantongi, adalah bukti pengaduan yang kami lakukan.
“Dumas ke Diskrimsus Polda Kepri ini, adalah bukti. Bahwa kami telah melaporkan dugaan raibnya plat besi baja sisa pembangunan jembatan Dompak”, ungkapnya
Sementara kami melihat, kinerja Polres Tanjungpinang dibawah komando AKBP Ucok Lasdin Silalahi S.Ik begitu sigap dan cepat, dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi, pembangunan pelabuhan Dompak-Tanjungpinang. Kami mengapresiasi itu.
Sesuai dengan statemen kami sejak awal tim investigasi akan mengambil langkah kika Direskrimsus Polda Kepri, bekerja tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan,”ujarnya.
Maka, tim investigasi akan membawa kasus raibnya besi plat baja ini ke Mabes Polri bahkan ke KPK.
Tim investigasi, telah mempersiapkan delapan alat bukti yang akan diserahkan. Berikut kronologi lengkap, terkait raibnya besi plat baja itu,”tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Prov Kepri Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) Kennedy Sihombing, mengatakan. Siap bersama tim investigasi, akan menyerahkan bukti-bukti tersebut.
“Kami dari P2KN, siap bersama tim investigasi akan menyerahkan bukti-bukti yang telah kami rangkum,” jelasnya
Karena, dari sudut pandang kami. Raibnya besi plat baja itu, negara dirugikan Milyaran rupiah. Hal ini, sesuai hasil hearing pada 14 Agustus 2018 lalu di kantor DPRD Prov Kepri.(budi)








