Nakhoda Kapal Tangkapan DJBC Kepri Bawa Handphone Lepas

- Jurnalis

Jumat, 6 Januari 2017 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Anggota Komisi I DPRD Kepri Ruslan Kasbulatov menyesali lepasnya nakhoda kapal hasil tangkapan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri. Mereka pun meminta agar petugas yang melakukan penangkapan untuk diperiksa.

“Loh kenapa bisa lepas. Padahal sudah dikejar. Mana mungkin di tengah laut bisa lepas. Enggak masuk logika. Barangnya ada yang membawa siapa, jumlah tangkapannya hampir Rp7 miliar,” kata Ruslan, Kamis (5/1).

Menurut dia, pihaknya akan memanggil DJBC Khusus Kepri yang melakukan penangkapan dan mengekspos namun pelakunya tidak ada. Kalau perlu akan dilakukan sidak nantinya.

Sebelumnya, Kanwil DJBC Kepri menegah 140 dus berisi 2.800 unit ponsel merk Xiomi senilai Rp6.480.000.000, yang akan diselundupkan dari Singapura ke Tembilahan dengan menggunakan kapal SB Azimut tanpa memiliki dokumen yang sah.

SB Azimut ditegah di sekitar perairan Kepala Jeri, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, oleh kapal Patroli BC-1305, Senin (02/01) sekitar pukul 14.35 WIB.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Parjiya mengatakan, saat dilakukan penegahan, pihaknya sempat melakukan aksi kejar-kejaran. Beruntung, aksi tersebut terhenti setelah pihaknya melepaskan tembakan peringatan.

“Kapten kapal mengandaskan kapalnya di perairan Kepala Jeri. Dia berhasil kabur, lompat ke laut,” kata Parjiya dalam konferensi pers penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri di kantornya, Rabu (04/01).

Ia mengatakan, penyelundupan itu menyebabkan kerugian negara sebesar Rp632.200.000. Pihaknya saat ini juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Ketika dikonfirmasi soal kaburnya nahkoda kapal dan anak buah kapalnya. Kepala Bidang Sarana dan Operasi R Evy Suhartantyo tidak mau berkomentar banyak. (X-2/Mi)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Polres Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Polres Meranti Gelar Razia Serentak di Tempat Hiburan Malam, Cegah Peredaran Narkoba
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
Peduli Stunting Polsek Tebing Tinggi Barat Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Di Desa Tenan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

Polres Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terbaru