class="wp-singular post-template-default single single-post postid-33545 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kepri / Nasional / Politik / Riau

Senin, 21 September 2020 - 08:50 WIB

Operasi Yustisi, Kapolda Riau Kerahkan Satgas Pemburu Teking Covid-19

Pekanbaru – Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI memimpin apel pemberangkatan Satuan Tugas Pemburu Teking Covid-19.

Apel pemberangkatan Satuan Tugas Pemburu Teking Covid-19 bertempat di Kantor Walikota Pekanbaru Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru pada Minggu (20/9),

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Riau, Wakil Ketua III, Kasrem, Kadis Ops Lanud, Walikota Pekanbaru dan staf jajaran instansi.

Petugas yang tergabung dalam Tim Pemburu Teking Covid-19 tersebut akan memburu masyarakat yang masih tidak patuh atau tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan lagi kinerja yang selama ini sudah kita laksanakan yaitu operasi yustisi, menjadi operasi untuk memburu teking Covid-19,” terang Irjen Agung.

Hal tersebut bertujuan agar semua lapisan masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan Covid-19 dan agar lebih menjaga kepatuhan tersebut, akan terapi bagi masyarakat yang masih bandel bandel ya akan diburu oleh Tim ini.

Baca Juga :  Tumpas Politik Uang, Polri, Bawaslu dan Kejari Gelar Patroli Bersama

“Operasi yustisi ini kita tingkatkan menjadi lebih serius yaitu operasi memburu teking Covid-19. Jadi masyarakat bukan saja kita himbau, tetapi akan kita buru juga masyarakat yang masih bandel,” tegasnya.

Untuk masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan Covid-19 akan diberikan sanksi seperti sanksi administratif dan sanksi yang sudah diatur oleh peraturan Walikota dan atutan Gubernur Riau.

“Sebentar lagi kita akan memiliki peraturan daerah, yang tentunya ini akan menjadi dasar kita semuanya dan akan menjadi payung hukum dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan,” lanjut Agung

Baca Juga :  Kapolres Kuansing tegaskan jajarannya tidak melakukan politik praktis

“Untuk personil, kita kerahkan di Pekanbaru ada 387 personil yang terdiri dari Satgas gabungan Covid-19,dan Satpol PP sebagai garus terdepan dalam operasi ini”, tambahnya

“Untuk istilah Teking ini kami mengambil namanya dari diskusi kami beberapa tokoh masyarakat Riau untuk mengidentifikasi orang-orang yang keras kepala.

Dan mereka yang keras kepala untuk tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 itu yang akan menjadi sasaran kita terutama tidak yang tidak menggunakan masker,” pungkasnya.

Polda Riau sendiri telah membagikan masker sebanyak 630.000 buah yang dibagikan kepada masyarakat Riau. Selain itu juga menyediakan satana sosialisasi, menyiapkan vitamin serta memaksimalkan usaha untuk menurunkan angka kematian akibat Covid-19.*

(u.gea)

Share :

Baca Juga

Berita

Gempa 4,9 SR Guncang Jembrana Bali

Batam

Ribuan Warga Meranti Tumpah Ruah di Acara Buka Bersama dan Silahturahmi Pemkab. Meranti Bersama IKB Meranti Batam

Berita

Presiden Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450 VA

Kepri

Operasi Zebra Seligi 2021, Satlantas Polres Karimun Bagi-bagi Masker

Ekonomi

Pangkoarmada I Kunjungi Lanal Tanjungbalai Karimun

Berita

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda Kepri, AKBP Yunita Stevani Jabat Kapolres Karimun

Kep Meranti

Dalami Kasus Dugaan Penyalahgunaan DR 2016-2017, Kejari Meranti Minta Keterangan Delapan Pejabat Meranti

Featured

7 Paket Sabu ke Rutan Polda Metro Jaya Merupakan PNS di Mabes Polri
error: Content is protected !!