Pasca Tenggelamnya Tiga ABK Kapal Tanpa Nama Belum di Temukan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2017 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang –Tenggelamnya tiga awak kapal tanpa nama di perairan Tanjung Dato, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau sampai saat ini belum ditemukan.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan tiga awak kapal yang belum ditemukan yakni Jumadi, Madi dan Nong,”Kami menduga gelombang tinggi menghantam kapal itu sehingga menyebabkan kapal tenggelam,” ujarnya.

Eko menambahkan pihaknya menerima informasi kapal tenggelam itu dari nelayan. Setelah ditelusuri, pemilik kapal bernama Akeng. Kapal tersebut tenggelam setelah lima hari Kapal Surya Mentari II tenggelam di perairan Pulau Sayak, Dabo Singkep, Lingga,”Firmansyah, juru masak di Kapal Surya Mentari II belum ditemukan,” katanya.

Terkait tenggelamnya kapal tanpa nama itu, Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto mengerahkan memerintahkan untuk segera bangkai kapal dan para korban di perairan Tanjung Dato,”Kami kerahkan Patroli Keamanan Laut Cempa, milik Lanal Dabo Singkep ke lokasi kejadian,” ujar Agus.

Akhirnya kapal tanpa nama tersebut berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul pada posisi 00 03′ 50″ S-104 24′ 47″ T sekitar perairan Tanjung Datok.

Lanal Dabo Singkep juga mengerahkan Tim Western Fleet Qiuck Response WFQR yang dibantu nelayan setempat menarik kapal itu dengan menggunakan perahu.

“Dikawal anggota Patroli Keamanan Laut Cempa menuju ke Pelabuhan Pulun, dan akan diserahkan kepada pemilik kapal,” ucapnya.

Sementara itu, proses pencarian ketiga korban hingga berita ini disiarkan belum membuahkan hasil. Untuk mempercepat proses pencarian korban, Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada nelayan sekitar untuk membantu pencarian para korban.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Lingga untuk melaksanakan SAR lanjutan, namun mengalami kesulitan terkendala cuaca ekstrim angin kencang dan gelombang laut yang tinggi menghambat proses pencarian ketiga anak buah kapal tersebut.

Agus mengimbau nelayan agar sebelum berlayar memperhatikan informasi cuaca yang telah dikeluarkan oleh BMKG, serta melengkapi alat keselamatan jaket pelampung agar terhindar dari kecelakaan laut.(Ant)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun
LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat SB.JJ Indah 2 di Perairan Tanjung Uban
Penataan Parkir di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Semrawut, Terkesan Dipaksakan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Karimun Silaturahmi Dengan Danlanal Karimun

Senin, 12 Januari 2026 - 10:48 WIB

LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Berita Terbaru

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB