class="wp-singular post-template-default single single-post postid-19071 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Senin, 30 Juli 2018 - 08:29 WIB

Pengamat IPI : Kejutan bakal Terjadi saat Cawapres Diumumkan

Liputankepri.com,Jakarta–Penetapan calon presiden dan wakil presiden sudah di ambang pintu. Prabowo dengan strategi the power of lobbying dan approaching political (pendekatan politik) tapi belum ada titik terang. Apalagi dalam pidatonya bisa jadi dia berikan ke calon yang lebih baik.

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) menilai, ada sebuah question mark atau question tags pada president election nanti? Dimana menurut Jerry, keputusan final terkait siapa capres dari ketiga partai yang bakal berkoalisi PKS, Gerindra dan PAN belum final.

“Awal pekan depan saya nilai sudah harus ada keputusan siapa bakal calon presiden dan wakilnya. Lebih baik lebih cepat seperti kata JK,” tandasnya.

Kendati pun Jokowi memang sudah punya nama dari 5 lalu mengerucut menjadi tiga, sebutnya, tapi apakah Jokowi menunggu Jusuf Kalla yang menggugat di Mahkamah Konstitusi.

“JK mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam gugatan uji materi Pasal 169 huruf n UU Pemilu yang membatasi masa jabatan presiden dan wakil presiden selama dua periode
Nah! bisa jadi Jokowi menunggu keputusan tersebut,” jelasnya.

Disamping itu Jerry menilai, kedua kubu masih takut menyampaikan cawapresnya baik Prabowo maupun Jokowi. Saya ini seperti world cup di Rusia kemarin akan ada suprise yakni dimana Kroasia bisa lolos ke final. Dan hal demikian bisa terjadi di pilpres.

Sementara ujarnya, dengan keputusan Jokowi setiap kepala daerah mencalonkan sebagai maju capres maka harus izin ke presiden. Maka peluang Anies Baswedan tipis.

“Memang saya lihat hanya ada dua koalisi seperti pilpres 2014 lalu Indonesia Hebat vs Koalisi Merah Putih (KMP). Tapi Demokrat bisa menggantung. Dengan ngototnya SBY memajukan AHY sebagai pendamping Jokowi maka akan ada jalan terjal. Apalagi PAN sudah menyebut salah satu cawapres mereka Rizal Ramli. Belum lagi ada nama Aher jagoan PKS. Saya melihat Zulkifli tidak akan maju,” tutur Jerry.

Demikian pula katanya, apabila koalisi Prabowo mengumumkan pasangannya pasti ada kejutan begitu pula Jokowi.

Apakah sengaja politik ulur waktu dalam menentukan pasangan politiknya?

“Saya kira ada nama di luar yang masuk lembaga survei yang bakal di pilih baik Jokowi maupun Prabowo jika ketum ini terpilih jadi capres. Apalagi dari Ijtima menyodorkan dua nama jadi pendamping Prabowo yakni, Segaf Al Jufri dan Uztad Abdul Somad,” ucap dia.

Share :

Baca Juga

Batam

Kini, FIFGROUP FEST Hadir Untuk Warga Bali 

Featured

BPJS Kesehatan Tanjungpinang Optimalkan Pelayanan Kepada Peserta

Liputan Kriminal

Modus Terbaru Penyeludupan Narkoba Dari Negeri Jiran

Nasional

Ini Data Korban Tabrakan Beruntun Di Bogor

Nasional

GERAM MABAR: Polisi Diminta Periksa Pemilik Tambang Galian C CV Flores Jaya Sejati

Ekonomi

Data Inflasi Tekan Mata Uang Garuda,Rupiah Rp13.368

Berita

Anak buruh penderes karet di Kuansing lulus menjadi anggota Polri

Ekonomi

Bank Riau Siap Dorong Kemajuan Masyarakat Meranti. 
error: Content is protected !!