class="wp-singular post-template-default single single-post postid-7067 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Minggu, 23 April 2017 - 02:22 WIB

Ini Data Korban Tabrakan Beruntun Di Bogor

​Liputankepri.com BOGOR — Unit Lakalantas Polres Bogor, Jawa Barat mengonfirmasi data korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tanjakan Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (22/4). Berdasarkan laporan dari Unit Lakalantas Polres Kabupaten Bogor, tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, dan enam korban lainnya mengalami luka-luka, tiga luka berat dan tiga luka ringan. 

Data korban meninggal dunia yakni Dadang usia 45 tahun, merupakan Kepala Desa Citeko, bertempat tinggal di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Korban kedua bernama Jainudin beralamat Babakan Lebak RT-02/RW-06 Kecamatan Sinar Galih, Kabupaten Bogor, dan Okta Riyansyah Purnama Putra (26), warga Jalan Rawa 8 Nomor 634 RT-10/RW-02 Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang. 

 Sedangkan data korban luka berat ada tiga orang orang. Masing-masing yakni Saiful Bahri (33), warga Jl. Menteng Atas Selatan, Jakarta Selatan, Aris Ris Beni usia 16 tahun status pelajar beralamat di Tanggerang, dan satu orang pengendara sepeda motor Vixion yang belum diketahui identitasnya. 

Adapun data korban luka ringan yakni, Hasanudin (21) warga Vila Tanggerang Idah, RT-10/RW-05 Kelurahan Gerbang Raya Kecamatan Priuk, Kota Tanggerang. Berikutnya, Tommy Gunawan (36) pekerja swasta beralamat Kapung Sindang Sari RT-03/RW-02, Kelurahan Tanah Baru, Kota Bogor dan Darus Zaelani (4)) warga Kampung Cibereum RT-02/RW-01, Desa Cisarua.

Kronologi kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, tepatnya di Jalan Raya Puncak, tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.  Peristiwa berawal dari sebuah unit bus pariwisata HS mengalami hilang kendali, diduga akibat rem blong.  

 Bus bertabrakan beruntun dengan sejumlah kendaraan, di antaranya mini bus Grand Livina Nomor Polisi B 7401 NDY, sepeda motor Vario B 4446 SBC, smart car Daihatsu Aila F 1423 NH, sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam, mini bus Avanza B 1818 EFB, kendaraan Toyota Rush, angkot F 1976 MP, dan minibus Avanza warna hitam F 1851 CD. 

Kanit Laka Polres Bogor Kabupaten IPDA Asep menyebutkan, proses evakuasi telah selesai dilakukan. ”

Saat ini petugas tengah melakukan penormalan arus akibat kecelakaan. Sementara arus masih dalam upaya penormalan, jalur sudah bisa dilalui, tetapi masih macet imbas dari kecelakaan,” katanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Penerapan UU ITE, Ketua Umum SMSI Dukung Kapolri Utamakan Langkah Damai

Berita

Kapolres Karimun: Bantuan 10 Ton Beras Tahap II Siap Disalurkan

Nasional

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terkait Evaluasi Proyek Strategis Nasional

Kep Meranti

Wabup Meranti Pembina Apel Kesadaran Nasional, Himbau PNS Bekerja Penuh Tanggungjawab

Gaya Hidup

Kabag Ops Polres Karimun Jalin Silaturahmi Dengan Pimpinan Parpol DPC Partai Gerindra

Kep Meranti

Asisten II Setdakab Lepaskan Empat Atlet SOIna Meranti Ke Abu Dhabi

Kep Meranti

Polres Kepulauan Meranti Bagikan 1.000 Masker kain Gratis Kepada Masyarakat

Ekonomi

Gubernur Kepri Inspeksi Proyek Infrastruktur di Berbagai Pulau
error: Content is protected !!