class="wp-singular post-template-default single single-post postid-47049 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / NTT

Minggu, 4 September 2022 - 10:22 WIB

PERSAMBA Absen di Turnamen ETMC Lembata Tahun 2022

Manggarai – Pertama kali dalam 17 tahun terakhir, PERSAMBA absen ke turnamen bergengsi El Tari Memorial (ETMC) Cup, yang digelar di Lembata.

ETMC diikuti tim – tim sepak bola seluruh kabupaten yang ada di NTT. Namun kali ini berbeda atmosfernya, tim sepakbola Kabupaten Manggarai Barat “PERSAMBA” yang pernah mencatatkan sejarah sebagai pemenang dalam perburuan gelar ETMC tahun 2013 dan runner-up ETMC pada tahun 2019 silam.

Absennya PERSAMBA kali ini mendapat kecaman dari pecinta sepakbola di Manggarai Barat, salah satunya manager Adryufi Putra FC, ” Upenk Arjon

Saya sangat kecewa dengan absennya PERSAMBA dalam perburuan gelar yang bergengsi ini, mengingat PERSAMBA punya nama besar dalam sejarah sepakbola di NTT. Sebut saja pernah mencatatkan sejarah sebagai pemenang dalam perburuan gelar ETMC pada tahun 2013 dan pada gelar ETMC tahun 2019, PERSAMBA keluar sebagai runner-up,” ungkap Upenk.

Baca Juga :  Langgar Regulasi Pengolahan Limbah Medis B3, Dirut RSU Santo Rafael Cancar Minta Maaf

Upenk menuturkan bahwa kesuksesan Bupati Cup beberapa bulan lalu karena semangat dan dukungan penuh dari semua pihak, namun kali ini kita kehilangan kekompakan. Ini menggambarkan kemunduran sepakbola Manggarai Barat, mestinya ASKAB bertanggungjawab atas hal ini.

Untuk apa Bupati Cup diselenggarakan kemarin? Kalau pada akhirnya kita absen pada laga bergengsi di NTT ini. Kita banyak pemain potensial untuk dikembangkan namun tidak ada keberpihakan pemerintah dan stakeholder untuk mendukung,” cetusnya.

Baca Juga :  Pendirian SMP di Mbang Terkesan Asal Jadi, Tercium Proyek Politik Anggota DPRD

Seperti diketahui, alasan dibalik absennya PERSAMBA diajang ETMC 2022 karena minimnya finansial.

Hal ini justru mendapat sindiran keras dari Upenk, pria yang berpengalaman sebagai manager diberbagai Club prestasi. Sebut saja manager Lancang FC, Buldozer PU FC dan terakhir sebagai CEO Club sepakbola Adryufi Putra.

Menurut Upenk, kita banyak sponsor di Labuan Bajo, Hotel – hotel dan restoran mewah. Belum lagi proyek APBN yang berkantor di Labuan Bajo,” tuturnya.

Pecinta sepakbola Manggarai Barat sangat tidak puas kinerja ASKAB selaku pengurus asosiasi.**

 

Share :

Baca Juga

Berita

Antusiasme Warga Labuan Bajo Penuhi Tribun WFC

NTT

Aksi Demo PMKRI Seret Nama Istri Bupati Manggarai Soal Dugaan Fee Proyek

NTT

Bentengi Pantai dari Abrasi, PLN Bersama Masyarakat dan Pemkab Manggarai Barat Tanam 3.000 Anakan Mangrove

Berita

WaBup Manggarai Inginkan PKF Definitif 2023,Format Dukungan Jadi Acuan

NTT

NTT & NTB Resmi Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita

Gempa M 4,0 Guncang Larantuka NTT

KPK

Ketua PKN Minta KPK Segera Periksa Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mabar Tahun 2020

NTT

Pemda Manggarai Tarik Pajak Tambang Ilegal
error: Content is protected !!