class="wp-singular post-template-default single single-post postid-258857 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Pekanbaru / Peristiwa / Riau

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:57 WIB

Petugas Amankan 20 WNA Bangladesh terdampar di perairan Kepulauan Meranti

MERANTI – Sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh dan dua orang nahkoda dan Tekong terdampar di wilayah perairan Laut Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (04/02/2025).

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK, melalui Kasatreskrim Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K, S.I.K., M.H. membenarkan adanya informasi warga asing (WNA) Bangladesh yang terdampar sudah di amankan.

“Iya benar ada 20 orang warga negara asing dan dua orang termasuk tekong dan nakhoda sudah di amankan pihak berwajib, saat ini tim penanganan orang asing sudah begerak kelokasi tersebut”

Berdasarkan keterangan awal, para warga negara asing asal Bangladesh ini tersebut ada 16 enam belas orang masuk dari bandara internasional Jakarta dan empat orang masuk dari bandara internasional Bali

“Para Imigran berkumpul di Pekanbaru sebelum berangkat menuju Buton dan mereka berencana untuk menyeberang ke Malaysia melalui jalur perairan di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang” Ungkapnya.

Menurut Yohn Mabel, Mereka diduga dibawa oleh dua tekong lokal berinisial MP, warga Desa Kedabu Rapat dan SY, warga Desa Melai dan ada seorang penanggungjawab berinisial D.

“Saat ini dua orang tekong dan nakhoda sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut, dan termasuk dua puluh orang warga negara asing Banglades akan dititipkan di lapas kelas IIB B Selatpanjang dan Tindak lanjuti oleh pihak imigrasi sesuai peraturan undang-undang”

Kronologis kejadian tersebut, pada hari Senin, 3 Februari 2025, sekitar pukul 19.00 WIB, sebuah speed pancung berangkat dari Kedabu Rapat menuju Buton untuk menjemput Warga Negara Asing (WNA) Kapal tersebut menjemput 20 orang WNA di Buton pada pukul 00.00 WIB, dalam perjalanan kembali menuju Kedabu Rapat, pada sekitar pukul 04.00 WIB, kapal tersebut mengalami insiden yang menyebabkan kapal tenggelam dan terdampar di tepi laut Desa Kuala Merbau” terangnya.

Saat ini seluruh penumpang para WNA termasuk tekong selamat dibantu warga dan aparat setempat bersama perangkat Desa Kuala Merbau kemudian dibawa ke kantor desa untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, sekira pukul 12.30 WIB, tim penanganan orang asing menjemput para WNA dan tekong di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selanjutnya sekira pukul 13.30 WIB, para WNA sebanyak 20 (Dua puluh) orang dan 2 (dua) orang Tekong Nakhoda Kapal, dibawa ke Selatpanjang menggunakan Kapal Milik Imigrasi Dengan pengawalan oleh Kapal patroli Sat Polair Polres Kepulauan Meranti untuk dilakukan pendataan awal terhadap identitas mereka.

Sekira pukul 14.40 Wib, Kapal tiba di pelabuhan Perikanan Selatpanjang, dilanjutkan perjalanan menuju ke Kantor Imigrasi Selatpanjang dengan menggunakan kendaraan R4 milik imigrasi di kawal oleh anggota pengawalan Sat Polairud.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Respon Cepat Atas Keluhan Masyarakat, Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Distribusi Air di Kawasan Baloi Center

Batam

Sebanyak 70 Tim Ikuti Desain Masjid Nongsa dan Musholla Taman Kolam

Berita

Wakil Gubernur Kepri Hadiri Penutupan TMMD ke-110 di Natuna

Berita

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Batam

BP Batam Gelar Anugerah Investasi 2024

Berita

Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami

Berita

Bersama Danlanal Dumai, Bupati Meranti Pantau Kegiatan Bhakti Kesehatan, Dan Sunat Massal 

Kep Meranti

Jumat Barokah, Satlantas Polres Kep Meranti Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Selatpanjang
error: Content is protected !!