class="wp-singular post-template-default single single-post postid-257472 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Natuna

Kamis, 17 Oktober 2024 - 16:42 WIB

Pjs Bupati Natuna Rika Azmi Tinjau TPS di Pasar Lama Ranai

Natuna – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Natuna, Dr. Rika Azmi melakukan peninjauan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di dekat pasar lama Ranai, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (17/10/2024) siang.

Rika Azmi berharap sampah yang bertebaran ke jalanan bisa ditangani. “Kalau bisa disiapkan penjaga agar sampah yang datang tidak langsung dibuang kedepan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ferizaldy mengatakan, upaya yang dilakukan dimulai dari pemisahan sampah organik dan non organik.

“Sampah non organik nantinya akan kita cecah dan menjadi butiran sampah, sehingga bisa menjadi nilai jual ke pedagang pemasok sampah di Natuna,” ujar Ferizaldy.

Mantan Camat Bunguran Timur itu juga menuturkan, saat ini pemisahan sampah organik dan non organik sudah dilakukan, namun pihaknya masih mengalami kendala diantaranya masalah peralatan.

“Alat kita sudah ada dua, tapi karena lama tak terpakai kondisinya sekarang rusak,” jelas Ferizaldy.

Baca Juga :  Langkah Konkret Sajikan Data Akurat, BP Batam-Pemko Batam Teken MoU dengan BPS RI

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya akan fokus penanganan sampah pada pengadaan peralatan, karena hal ini penting.

“Contohnya saja di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah peralatan kita kurang memadai,” ungkapnya.

Jadi, kata Ferizaldy, tahun ini pemerintah daerah telah menganggarkan untuk pengadaan eksavator yang berfungsi untuk menangani sampah di TPA Sebayar.

“Walaupun itu masih kurang, tapi setidaknya bisa menangani sampah di TPA kita,” ujar Ferizaldy.

Ferizaldy menyebut, bahwa jumlah alat angkut yang ada di DLH sebanyak 18 unit terdiri mobil truk, alat berat, tosa, pick up truck amrol, dan kontainer.

Baca Juga :  Dukung Prestasi Atlet Pencak Silat Bangka Barat, PT Timah Berikan Tempat Latihan

“Alhamdulillah juga tahun ini kita mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk satu unit mobil truck dan 5 tosa,” pungkasnya.

Diketahui, bahwa jumlah sampah perhari di Natuna mencapai 41 ton dan hal ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna.

Menurut Ferizaldy, upaya yang akan dilakukan untuk penanganan sampah di TPA dengan melakukan penimbunan, ini sesuai dengan peraturan kementerian Lingkungan Hidup.

“Kalau untuk lahan kita luas, jadi masih cukup, tidak ada permasalahan,” ucapnya.

Ferizaldy berharap, kepada masyarakat agar dapat mengurangi jumlah dan pemakaian sampah sekali pakai.

“Dengan mengurangi sampah berarti kita sama dengan menjaga lingkungan yang sehat dan bersih,” tutupnya.*

 

(Khairud)

Share :

Baca Juga

Berita

Muhammad Rudi Gelar Doa Bersama Sebelum Pendaftaran ke KPU Kepri

Berita

PT Timah Tbk Tebar 300 Bibit Kepiting Bakau di Pantai Kundur

Advertorial

BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

Berita

Akademisi Batam Sebut Skenario “Borong Partai” Cederai Demokrasi

Batam

Bidadari Partai Gelora sukses gelar Rakor tingkat Provinsi Kepri

Advertorial

DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan Banggar terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

Berita

Pemuda Meranti di Karimun Galang Dana Buat Akila Putri

Berita

Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
error: Content is protected !!