Home / NTT

PKN Desak Pemkab Mabar Bangun Jembatan di Kali Wae Tenda dan Wae Parek

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2022 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo – Warga lima desa di Kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat, berharap pemerintah membangun jembatan permanen yang dapat dilalui roda empat untuk meningkatkan perekonomian karena sejak puluhan tahun terakhir mereka hanya bisa akses antardesa pada saat musim kemarau.

PKN Mabar saat melakukan monitoring pembangunan di Kecamatan Sanonggoang selama tiga hari mengeluhkan akses dari Desa Wae Sano Ke Desa Panggal yang sangat sulit dilalui kendaraan pada saat musim hujan.

“Kali Wae Tenda penghubung lima Desa ini sangat sulit dilalui ketika musim hujan begini karena arus sungai sangat deras,” ungkap Logam dalam keterangan rilis yang diterima media ini, Rabu 23 November 2022.

Riwayat Kali Wae tenda ini pernah menjadi hambatan bagi pasien sekitar yang hendak dibawa ke Puskesmas Sanonggoang untuk penanganan,” tambah logam.

Baca Juga :  Ketua PKN Lorens Logam Geram Dengan Pemkab Mabar

Selain itu, akibat derasnya air sungai ini pernah menghanguskan sebuah mobil penumpang yang memaksa untuk lewat.

Warga dari lima desa ini juga sesalkan beberapa kali kegiatan reses anggota DPRD Mabar dari dapil 1 selalu menjanjikan pembangunan jembatan di kali Wae Tenda dan Wae Parek namun tak kunjung realisasi.

Padahal jalur ini merupakan akses utama warga dari lima Desa: Desa Watu Panggal, Desa Sano Nggoang, Desa Golo Manting, Desa Golo Sengang serta satu Desa persiapan.

Baca Juga :  Ketua PKN Lorens Logam Geram Dengan Pemkab Mabar

Dampak dari kondisi kali ini juga membuat mobilisasi hasil bumi sangat tersendat. Sehingga warga berharap pembangunan jembatan permanen dapat dikabulkan dinas terkait di Pemkab Mabar.

“Ini Sangat serius, karena sudah puluhan tahun, warga harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membawa hasil buminya, sehingga keuntungan yang didapat habis untuk biaya transportasi,” ujarnya.

Ketua PKN Mabar Lorens Logam berjanji untuk mendesak pemerintah untuk bangun jembatan kali Wae Tenda dan Wae Parek.

“Ironis sekali, daerah dengan spot wisata yang potensial ini tidak diperhatikan oleh anggota DPRD dan Pemerintah,” jelas Logam.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Pinjam Bendera Proyek Puskesmas Paga, Kajari Sikka Harus Contoh Ketegasan Kajari TTU
Pakaian Bekas Impor Marak di Mabar, Disperindag Dan Bea Cukai Terkesan Tutup Mata
Ketua Komisi III DPRD Mabar Desak Pemda Mabar Tertibkan Tambang Di Kawasan Hulu Sungai Kali Wae Mese
Langgar Permentan, Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Desa Mbuit Mark Up Harga Diatas HET
Dugaan Mega Korupsi Ditubuh Pemda Mabar Seret Tiga Nama Pejabat
Haji Ansar Akan Dipolisikan Oleh PT Citra Meutia Energi Sebarkan Berita Hoax
Tiga Dusun Di Desa Sambi Dapat Restu UP2K PT PLN Ruteng
Tuntut Kembalikan Tanah Masyarakat Yang Dirampas Mafia, Kantor BPN Mabar Didemo Massa
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Maret 2023 - 20:20 WIB

Modus Pinjam Bendera Proyek Puskesmas Paga, Kajari Sikka Harus Contoh Ketegasan Kajari TTU

Selasa, 21 Maret 2023 - 20:03 WIB

Pakaian Bekas Impor Marak di Mabar, Disperindag Dan Bea Cukai Terkesan Tutup Mata

Sabtu, 11 Maret 2023 - 09:07 WIB

Ketua Komisi III DPRD Mabar Desak Pemda Mabar Tertibkan Tambang Di Kawasan Hulu Sungai Kali Wae Mese

Kamis, 9 Maret 2023 - 11:42 WIB

Langgar Permentan, Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Desa Mbuit Mark Up Harga Diatas HET

Selasa, 7 Maret 2023 - 19:03 WIB

Dugaan Mega Korupsi Ditubuh Pemda Mabar Seret Tiga Nama Pejabat

Berita Terbaru

Bengkalis

Kakek 70 Tahun Cabuli Bocil umur 4 Tahun Diringkus Polisi

Minggu, 25 Jan 2026 - 13:47 WIB

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB