banner 200x200

Home / Ekonomi / Riau

Rabu, 12 Oktober 2016 - 17:15 WIB

Polda Riau Gagalkan 7,4 Ton Bawang Merah

“Tersangka berhasil diamankan 3 orang dari dua lokasi yang berbeda. Sementara 1 diantaranya tersangka merupakan pemilik bawang merah ilegal yakni AI sedangkan AK sebagai sopir mobil truk, “

 

Liputankepri.com,Pekanbaru – Sebanyak 7,4 ton bawang merah ilegal berhasil digagalkan Direktur Kriminal Khusus Polda Riau di Sabak Auh, Kabupaten Siak Selasa (11/10/2016) dengan tersangka 2 orang.

Dari tangan tersangka inisial AK dan AI, polisi juga mengamankan barang bukti berupa bawang merah ilegal sebanyak 7,4 ton melalui jalur darat.

“Petugas mengamankan pelaku sekaligus pemilik barang bawang ilegal tersebut, ” ungkap Kapolda Riau, Bregjen Pol Zulkarnain seperti yang dilansir laman halloriau.com, saat ekspos dihalaman Kantor Kapolda Riau, Rabu (12/10/2016) siang.

Baca Juga :  Ada Apa: Penyelidikan Dua Kasus Dugaan Korupsi Di Meranti Dihentikan, Kasi Pidsus Bantah Pengakuan Kasi Intel Ada CCO

Dikatakan Kapolda, pengungkapan penyelundupan bawang ilegal ini berdasarkan bentuk sebagai tindak lanjuti keputusan Kapolri yang memberikan sinyal bagi penyelundup barang ilegal yang masuk kewilayah khususnya di Riau. Sementara itu Kapolda juga mengharamkan masuknya penyelundup barang ilegal.

“Kita haramkan bagi penyelundup barang ilegal yang ingin masuk ke Riau, ” tegas Zulkarnain.

Ditambahkan Zulkarnain dari hasil tangkapan dua wilayah yang berbeda, Dit Polair Polda Riau beserta Direktur Kriminal Khusus Polda Riau total keseluruhannya tangkapan mencapai 16,7 ton bawang merah ilegal. Sementara dari dua tempat berbeda Polda Riau berhasil mengamankan 3 orang tersangka Anwar, AK dan AI.

“Tersangka berhasil diamankan 3 orang dari dua lokasi yang berbeda. Sementara 1 diantaranya tersangka merupakan pemilik bawang merah ilegal yakni AI sedangkan AK sebagai sopir mobil truk, ” jelas Zulkarnain.

Baca Juga :  Sekda Meranti Gelar Buka Bersama dan Silahturahmi Bersama Masyarakat

Sambungnya ketiga tersangka beserta barang bukti sudah diamankan, guna penyelidikan lebih lanjut. Namun Zulkarnain akan terus mencari dimana keberadaan tokenya.

Lebih lanjut, Zulkarnain bemberikan ekatensi bagi para penyelundup barang ilegal hendaknya melengkapi barang tersebut dengan dokumen yang lengkap dan sesuai aturan pemerintah agar negara tidak mengalami kerugian yang besar.

“Kita tidak melarang barang yang masuk ke Riau, tapi harus melalui prosedur yang resmi, ” tutup Zulkarnain.

Share :

Baca Juga

Karimun

Bupati Meranti Teken Dua kesepakatan bersama Bupati Karimun

Meranti

Optimalkan Penanganan Covid-19 di Kepulauan Meranti, Tim Satgas Berkolaborasi dengan Pihak Terkait

Batam

Polda Kepri Ajak Videografer Kepri Ikuti Lomba Film Pendek “Untung Ada Polisi”

Meranti

Berkunjung Dan Bermalam Di Meranti, Kapolda Riau Mohammad Iqbal Mendapat Sambutan Hangat

Meranti

PT RAPP dan Pemkab Bersinergi Wujudkan Meranti Cerdas Melalui Program School Improvement

Kampar

Satresnarkoba Polres Kampar Ringkus Dua Orang Pengedar Sabu

Meranti

DPRD Nilai Proses Assessment Pejabat Kepulauan Meranti Bertentangan Dengan Kebijakan Bupati

Batam

Akhirnya,Pemko Batam Salurkan Dana Bergulir Rp 50 Juta Sekali Pinjam
%d blogger menyukai ini: