PT TIMAH Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Nelayan di Karimun, Amri: Bantuan yang Kami Harapkan

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN — Jaring masih menjadi alat tangkap utama yang diandalkan nelayan untuk menopang produktivitas dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, PT TIMAH (Persero) Tbk secara berkelanjutan menyerahkan bantuan alat tangkap bagi nelayan di wilayah operasional Perusahaan.

Seperti kali ini, PT TIMAH Tbk kembali menyerahkan bantuan alat tangkap berupa jaring udang kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumur Air Mawar, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun pada pekan lalu.

Bagi nelayan, jaring bukan sekadar perlengkapan, melainkan aset kerja utama sebagai mata pencharian mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kenaikan harga perlengkapan melaut, keberadaan jaring yang layak pakai dinilai sangat menentukan hasil tangkapan.

Bantuan tersebut disambut antusias para anggota KUB Sumur AIr Mawar yang mayoritas nelayan tradisional yang selama ini bergantung pada hasil tangkapan udang di perairan pesisir Pantai Kobel.

Baca Juga :  Masyarakat Lingga Antusias Sambut Kehadiran Rudi - Rafiq

Ketua KUB Sumur Air Mawar, Amri, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebutkan, ini merupakan kali pertama kelompoknya menerima dukungan alat tangkap dari PT Timah Tbk.

“Alhamdulillah, kami sangat antusias dan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang sudah membantu jaring. Karena harga jaring sekarang tidak sebanding dengan penghasilan nelayan. Bantuan ini sangat kami harapkan,” ujar Amri.

Menurut Amri, saat ini sedang memasuki musim udang dengan harga jual yang cukup baik. Dengan alat tangkap baru, para nelayan optimistis hasil tangkapan dapat meningkat.

“Sekarang musim udang dan harganya lumayan. Dengan jaring baru, tentu bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan,” katanya.

Sebagai nelayan tradisional, anggota KUB biasanya menangkap udang di pesisir Pantai Kobel dengan hasil tangkapan yang tidak menentu. Keterbatasan alat tangkap kerap menjadi kendala.

Baca Juga :  Program Kemunting PT Timah Hadir di Kelurahan Nelayan II Sungailiat

Jaring udang yang digunakan sering rusak dan harus diganti setiap tiga hingga empat bulan. Sementara itu, harga alat tangkap terus mengalami kenaikan, sedangkan harga jual udang tidak selalu stabil.

“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau jaring rusak, mau beli baru terasa berat karena harga tidak seimbang dengan pendapatan,” katanya.

Dengan adanya bantuan jaring baru, nelayan tidak hanya dapat mengganti jaring yang rusak, tetapi juga menambah jumlah alat tangkap yang digunakan. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan pendapatan.

Bantuan alat tangkap ini menjadi bagian dari upaya PT TIMAH Tbk dalam mendukung pemberdayaan pesisir masyarakat di wilayah operasional perusahaan. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan
Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang
Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:17 WIB

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:09 WIB

Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja

Senin, 8 Juni 2026 - 11:26 WIB

Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang

Senin, 8 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3

Berita Terbaru