PT TIMAH Tbk Lepas 45 Unit Coral Garden di 2025, Dukung Ekosistem Laut dan Pariwisata Bahari

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG — Coral garden atau kebun terumbu karang buatan menjadi salah satu inovasi penting dalam upaya menjaga dan memulihkan ekosistem laut dan pesisir. Untuk itu, PT TIMAH Tbk secara berkelanjutan meneggelamkan coral garden di wilayah operasional Perusahaan.

Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH Tbk telah melepaskan 45 unit coral garden di Pulau Putri dan Perairan Tuing, Kabupaten Bangka sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR) dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Program coral garden merupakan struktur buatan yang ditempatkan di dasar laut untuk mendukung pertumbuhan terumbu karang dan menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PT TIMAH Tbk untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus memanfaatkan potensi sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Struktur coral garden dirancang untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di bawah laut dengan menyediakan media tumbuhnya terumbu karang secara alami. Habitat baru ini menjadi tempat berlindung dan berkembang biak bagi ikan dan biota laut lainnya, sehingga populasi laut dapat terjaga dan meningkat dari waktu ke waktu.

Dengan bertambahnya terumbu karang buatan, ekosistem laut menjadi lebih stabil dan produktif, membantu proses rehabilitasi laut yang terdampak kerusakan serta memberi kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Wabup Misharti Turun Tangan, Janji Bahas Aspirasi Warga Sungai Sarik dan Lubuk Agung

“Penenggelaman coral garden ini merupakan bagian dari konsistensi dan komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian ekosistem laut dan pesisir. Melalui program ini, PT TIMAH Tbk secara konkret menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program pemulihan ekosistem bawah laut yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan kembali biota laut serta menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.,” kata Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan.

Anggi menambahkan, progam coral garden tidak hanya berorientasi pada aspek konservasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan, melalui peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya laut.

Pemasangan coral garden diharapkan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan nelayan. Struktur ini menarik ikan dan biota laut sehingga nelayan tidak lagi harus melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan yang memadai, sehingga bisa menghemat biaya operasional seperti bahan bakar serta mengurangi risiko selama melaut.

Baca Juga :  Sifat Arogan Dan Sombong Kepsek, Telan Korban Hingga Banyak Pihak Resah

Selain itu, PT TIMAH Tbk juga melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahap program dari pembuatan, penenggelaman, hingga pemantauan sehingga membuka peluang kerja dan pemberdayaan ekonomi langsung bagi warga pesisir.

Tidak hanya berdampak pada ekologi dan ekonomi nelayan, coral garden juga menjadi daya tarik wisata baru terutama untuk aktivitas snorkeling dan diving. Spot-spot taman karang buatan yang telah berkembang menjadi habitat alami yang bisa dimanafaatkan wisatawan untuk menikmati keindahan bawah laut dan berinteraksi langsung dengan kehidupan biota laut.

Seperti yang disampaikan satu nelayan di Penyusuk, Ramadan mengatakan mereka telah merasakan langsung manfaat coral garden yang ditenggelamkan PT TIMAH Tbk. Dirinya bisa melaut lebih dekat dan hasil tangkapannya semakin meningkat.

“Yang paling dirasakan itu kita tidak perlu jauh-jauh lagi melaut, karena coral garden ini ditenggelamkan hanya sekitar 1 mil dari laut. Ikan-ikannya juga banyak seperti kakap merah. Kita juga jadi menghemat biaya BBM,” katanya beberapa waktu lalu.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan
Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang
Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan
Satgas Anti Narkoba Polres Siak Bongkar Jaringan Peredaran Narkotika, Dua Bandar Diamankan di Kampar
Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:17 WIB

Sekda Kepulauan Meranti Sambut Kepulangan 110 Jamaah Haji di Pelabuhan Tanjung Harapan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:09 WIB

Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja

Senin, 8 Juni 2026 - 11:26 WIB

Sekda Sudandri Resmikan Gedung Baru KCP Bank Mandiri Selatpanjang

Senin, 8 Juni 2026 - 08:50 WIB

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3

Berita Terbaru