class="wp-singular post-template-default single single-post postid-9948 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kesehatan

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:54 WIB

Puluhan Santri Yang Keracunan Ditanggung Pengobatannya Oleh Penyedia Nasi Kotak

liputankepri.com, Karimun – Donatur yang menyediakan nasi kotak untuk santri pesantren Hidayatullah, sehingga mengakibatkan puluhan santri keracunan pada Sabtu (22/7/2017), bersedia menanggung 100 persen biaya pengobatan terhadap puluhan santri yang keracunan.

Kapolsek Meral AKP Badawi, menyaksikan kesepakatan antara pihak penyedia nasi kotak dengan Pesantren Hidayatullah di Polsek Meral, Rabu (26/7/2017). Dari hasil mediasi di sepakati pihak catering menanggung pengobatan puluhan santri yang keracunan. (foto: istimewa)

Kesepakatan tersebut sesuai pernyataan pihak penyedia nasi kotak setelah didapatkan hasil mediasi yang dilakukan antara  Polsek Meral dengan pihak Ponpes dan penyedia nasi kotak, Senin (24/7/2017) sore kemarin.

“Kita sudah melakukan mediasi kemarin, hasilnya biaya pengobatan seluruh korban ditanggung pihak penyedia nasi kotak. Memang saat ini sudah ada yang diijinkan pulang karena kondisinya sudah membaik, namun tentu mereka harus rutin kontrol, dan itu ditanggung pihak catering,” kata Kapolsek Meral, AKP Badawi, Rabu (26/7/2017).

Terkait kejadian ini, Badawi menyebut bahwa dari pihak Pesantren tidak ada tuntutan khusus yang diminta. Karena menurutnya kejadian tersebut merupakan musibah dan bukan ada unsur kesengajaan dari pihak catering.

“Tidak ada unsur kesengajaan, anak pihak catering juga keracunan. Jadi ini merupakan niat baik dari pihak catering untuk bertanggung jawab. Pihak catering bertanggungjawab dan mendampingi setiap kali korban keracunan melakukan kontrol ke rumah sakit” ucap Badawi.

Badawi menambahkan, dengan adanya kejadian seperti ini, Ia menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memilih bahan makanan yang akan digunakan untuk memasak, apalagi untuk makanan yang akan disajikan di suatu acara.

“Dari kejadian ini, kita hanya minta agar masyarakat lebih waspada dalam memilih bahan makanan, supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Badawi. (***)

Share :

Baca Juga

Batam

Legalitas Ribuan Ton Arang Bakau Siap Ekspor Milik Pengusaha “AH” Dipertanyakan

Featured

Anggota DPRD Jadi Sasaran Amuk Geng Motor

Featured

Tim WFQR Gagalkan 7 Orang Calon TKI di Perairan Leho Karimun

Featured

Bupati Karimun Lepas 7.770 Peserta Pawai Takruf

Featured

136 Pegawai Eselon III Pemkab Karimun Ikuti Tes Urine

Berita

Tradisi Welcome And Farewell Parade Pisah Sambut Kapolres Karimun Di Warnai Kesedihan 

Batam

Bawa Sabu 2,5 Kg,Empat TKI Diamankan BNNP Kepri

Featured

Polsek Kandis Ringkus Pelaku Curat 510 Juta
error: Content is protected !!