banner 200x200

Home / Batam / Featured / Liputan Bea Cukai

Senin, 21 Agustus 2017 - 15:51 WIB

Legalitas Ribuan Ton Arang Bakau Siap Ekspor Milik Pengusaha “AH” Dipertanyakan

Aktifitas Bongkar muat arang bakau dari Meranti-Riau dan Pulau-pulau kecil di Kepri di salah satu pelantar milik “AH”
Liputankepri.com,Batam –Ribuan ton arang bakau siap ekspor diduga dari hasil pembabatan hutan Mangrove dari Meranti Kepulauan Riau dan Moro Kabupaten Karimun milik salah satu pengusaha berinisial “AH” yang berada di Rempang Galang Kecamatan Bulang diduga luput dari pengawasan aparat terkait.

Gudang penimbunan ratusan ton arang bakau milik “AH” ini sudah beroperasi belasan tahun,kegiatan pembabatan hutan kayu mangrove serta dapur pembakaran arang tersebut terkesan berani untuk meloloskan bisnisnya untuk mengekspor ke luar negeri.

Kendati demikian,aktivitas pembabatan hutan bakau (mangrove) yang di lakoni oleh “AH”disinyalir merupakan bentuk pelanggaran yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, di antaranya diatur larangan penebangan pohon di wilayah 130 kali jarak pasang laut terendah dan pasang laut tertinggi.

Akan tetapi, larangan penebangan pohon pada hutan bakau tersebut terkesan diabaikan,Dalam pasal 50 Undang-Undang (UU) Kehutanan serta pasal 78 jelas disebutkan bagi siapa yang melakukan kegiatan hal dimaksud maka akan di sanksi pidana dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Bukan itu saja,awak media ini menelusuri aktifiitas bongkar muat arang bakau ini berasal dari Pulau-pulau di sekitar Kepri dan kemudian di muat ke kapal-kapal yang berkapasitas 5 GT sampai 7 GT di bawa ke lokasi pelabuhan milik “AH” di dapur enam melalui pelabuhan tikus.

“Arang yang berada di dapur arang serta yang berada di gudang milik “AH”yang besar serta di halaman rumahnya bukan arang sini saja ,juga di datangkan dari luar pulau Batam, silahkan lihat sendiri di pelantar ada pembongkaran arang di belakang rumahnya “AH”,jelas salah satu pekerja arang bakau yang tidak mau di sebutkan namanya kepada awak media baru-baru ini.

Sampai berita ini di terbitkan,AH salah satu pengusaha arang bakau belum bisa di temui untuk memberikan keterangan resmi terkait didugaan bisnis ilegal arang bakau.(Sabaruddin)

Share :

Baca Juga

Batam

Gubernur Kepri Salurkan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung

Liputan Bea Cukai

Bea Cukai Selatpanjang Musnahkan Ratusan Rokok Ilegal

Featured

15 M Dana Hibah Universitas UMRAH Masih Menggantung

Featured

Klik Download,Aplikasi Android Berita Liputan Kepri

Batam

Kapal Patroli Bea Cukai Tabrakan dengan Speedboat milik pengusaha Batam

Featured

Judi Gelper di Tanjungpinang Uji pasal 303 KUHP

Featured

Diduga Minta “Uang Damai”Rp 250 Juta,3 Oknum Dit Resnarkoba di Tangkap

Batam

Dikabarkan Kedutaan Australia Akan Datang, Kasus Indah Puri Memasuki Babak Baru