Sekda Bambang Ikuti Rakor Peningkatan Dimensi Pengalaman IPAK Wilayah Riau

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Suprianto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Dimensi Pengalaman Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) wilayah Provinsi Riau, yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Riau, Selasa (14/5/2024), Pekanbaru.

Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I, Edi Suryanto, memaparkan tiga strategi utama dalam pemberantasan korupsi, yang disebut “strategi trisula.” Edi menjelaskan bahwa strategi ini mencakup pendidikan masyarakat, pencegahan, dan penindakan.

“Pendekatan pertama adalah pendidikan masyarakat. Di sini, kita menanamkan pemahaman tentang korupsi sejak dini, sehingga masyarakat tidak memiliki niat untuk korupsi,” kata Edi.

Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi untuk membangun mental anti korupsi di kalangan masyarakat. Strategi kedua yang diuraikan Edi adalah pencegahan atau upaya preventif. Menurutnya, korupsi sering terjadi karena adanya kesempatan dalam sistem yang ada.

“Untuk mencegahnya, kita harus menghilangkan kesempatan dan peluang bagi terjadinya korupsi,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani mengatakan, psikis yang sehat akan menghasilkan kedisiplinan dalam bekerja. Saat psikis sehat, manusia akan bersikap lebih ramah saat bekerja, sehingga kekhawatiran tentang psikis para pekerja bisa dipengaruhi oleh ketidakadilan yang terjadi.

“Terkadang sudah ada pegawai yang bekerja dan berdedikasi dengan baik, namun tidak diapresiasi., dan saat pelantikan pejabat, bukan mereka yang dilantik. Secara psikis ini berpengaruh. Mereka jadi berpikir ngapain bekerja dengan baik,” ujarnya.

Sekda Kepulauan Meranti Bambang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sudah melakukan upaya pencegahan korupsi sektor pelayanan publik, dengan tujuan untuk meningkatkan perilaku anti korupsi di masyarakat dan mengurangi penyuapan dari masyarakat.

“Semoga melalui kegiatan Rakor ini dapat mendorong peningkatan dimensi pengalaman persepsi anti korupsi khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti,” pungkasnya.

Ikut mendampingi Sekda, Kepala Inspektorat Kepulauan Meranti Rawelly, Kadis Pendidikan Suardi dan Kadis Dukcapil Satria Widodo.**(ADV)

Editor: Agustian indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis
DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25
Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
PT TIMAH Dukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Lewat Bantuan untuk Masjid Nur Hidayah Karimun
Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut
Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Bupati Asmar Buka Harapan Muda Cup I, 96 Tim Berebut Gelar Juara dan Jadi Ajang Cetak Atlet Muda Meranti

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Kapolres Gede Adi Pimpin Hari Juang Polri 2026 di Meranti, Dorong Personel Perkuat Pelayanan Humanis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

DPC Partai Demokrat Anambas Dukung Indonesia Asri, Laksanakan Gerakan Langit Biru Sambut HUT ke-25

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:24 WIB

PT TIMAH Dukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Lewat Bantuan untuk Masjid Nur Hidayah Karimun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

Berita Terbaru

error: Content is protected !!