class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268325 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Sekjen Kemnaker: Praktik Baik Lingkungan Kerja Perlu Ditularkan ke Perusahaan Lain

Jakarta — Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi mengatakan praktik baik dalam membangun lingkungan kerja yang produktif, adaptif, inklusif, dan kondusif perlu dibagikan dan ditularkan kepada perusahaan lain agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas di dunia kerja.

Menurut Cris, upaya membangun lingkungan kerja yang baik tidak hanya berkaitan dengan kondisi tempat kerja, tetapi juga dengan penguatan keterikatan antara pekerja dan perusahaan (_employee engagement_).

“Karena itu, pembangunan lingkungan kerja perlu diikuti dengan penguatan keterikatan antara pekerja dan perusahaan sebagai bagian dari budaya di tempat kerja,” kata Cris saat menjadi keynote speaker pada Penganugerahan _Stellar Workplace Award 2026_ di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Ia mengatakan perusahaan yang mampu menciptakan tempat kerja yang baik memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang menjadi perusahaan yang produktif, inovatif, berkelanjutan, dan kompetitif. Atas dasar itu, perusahaan penerima penghargaan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian yang telah diraih, tetapi juga berbagi pengalaman dan praktik baik kepada perusahaan lain.

“Keberhasilan satu perusahaan dapat ditularkan kepada perusahaan lain agar penerapan praktik baik tersebut semakin luas,” ucapnya.

Menurut Cris, semakin luas praktik baik diterapkan di tempat kerja, semakin besar pula peluang keterikatan antara pekerja dan perusahaan berkembang menjadi bagian dari budaya yang lebih kuat di dunia kerja. Dengan demikian, pengalaman perusahaan penerima penghargaan dapat menjadi pembelajaran bagi perusahaan lainnya.

Cris juga mengusulkan agar perhatian terhadap praktik kerja yang baik diperluas pada aspek inklusivitas. Menurutnya, penghargaan ke depan dapat memberikan perhatian terhadap upaya perusahaan dalam menciptakan kesempatan kerja yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, cakupan penghargaan dapat diperluas tidak hanya untuk sektor privat, tetapi juga melibatkan sektor publik. Menurut Cris, sektor publik juga sedang membangun keterikatan yang kuat antara pekerja dan pemberi kerja sebagai bagian dari budaya organisasi.

Share :

Baca Juga

Berita

BP Batam dan Pemko Batam Tinjau Lokasi Pasar Sementara di Kawasan Tanjung Banon

Berita

Kejati Kepri: Sebanyak 10 Unit Kapal Ikan Asing kita Tenggelamkan

Berita

Korlantas Polri Mulai Terapkan ETLE Kamera Handphone di Tiga Provinsi

Berita

Bea Cukai Kepri paparkan kinerja dan penerimaan triwulan I tahun 2020

Berita

HUT TNI Ke 77, Surprise Kapolres Kampar Kepada Kodim 0313/KPR

Batam

Polda Kepri Amankan Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Pulau Buru, Karimun

Bengkalis

Polres Bengkalis Berhasil Ungkap Kasus TPPO di Pelabuhan Roro

Berita

Perkuat Kedisiplinan, Sipropam Polres Siak Gelar Gaktibplin dan Cek Urine di Polsek Kerinci Kanan dan Lubuk Dalam
error: Content is protected !!