class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5926 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kepri / Travel

Minggu, 26 Maret 2017 - 09:22 WIB

Semarak Festival Barongsai Karimun 2017

 Liputankepri.com,Karimun -Acara festival barongsai dan lampu lampion Disparbud Pemkab Karimun di panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area Tanjung Balai Karimun Sabtu (25/3/2017) malam resmi dibuka oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

 

Tim Malaysia dan Singapura itu akan bersaing menampilkan kreasi seni Barongsai tuan rumah Karimun dan daerah lainnya di Indonesia.

Tim lain yang mengikuti festival tersebut yakni Batam, Tanjungpinang, Tebing Tinggi Sumatera Utara dan Tanjung Uban Bintan.Mereka akan memperebutkan hadiah total Rp 30 juta dari Pemkab Karimun.

Pembukaan ini ditandai dengan pemukulan tabur oleh Gubernur didampingi Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan FKPD Karimun. Dalam sambutannya Nurdin menyambut baik festival yang disaksikan ribuan masyarakat tersebut. Barongsai bukan hanya didominasi masyarakat Tionghoa, tapi dari pribumi juga meminatinya.

Yang dihadiri  sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri, FKPD dan Kepala OPD Karimun, Sekjen FOBI, Saverios dan Ketua PSMTI Karimun.

“Festival ini akan menjadi agenda tahunan. Tahun depan pelaksanaannya kerjasama antara Disparbud Provinsi dan Kabupaten Karimun,” ujar Nurdin Basirun.

Ekonomi disektor pariwisata lebih besar dibanding sektor-sektor lainnya. Maka dari itu ia menghimbau, bersama-sama mempertahankan budaya yang ada di Kepri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Setiap Kabupaten dan Kota di Kepri memiliki keunggulannya. Untuk Karimun, unggul disektor pariwisata, agama dan pendidikan,”kata Nurdin.

Senada juga disampaikan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan festival seperti ini merupakan bagian dari budaya yang menjadi ikon tertentu di Karimun. “Diharapkan kegiatan ini sebagai mempromosikan daerah, daya tarik wisman dan pelestarian nilia-nilai budaya di bumi berazam,” pintanya.

Sementara itu Kadisparbud Karimun, Suryaminsyah menyebutkan festival disiapkan hadiah berupa uang tunai puluhan juta serta piala dengan dewan juri tiga orang utusan dari Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jakarta dan Padang diikuti 11 tim terdiri dari Karimun, Tanjung Batu, Batam, Tanjung Uban, Tanjungpinang, Tebing Tinggi Sumut, Johor dan Singapura.

“Selain memupuk rasa persatuan dan kesatuan Barongsai merupakan ikon wisata budaya,”imbuh wak Min.

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Karimun

Diduga Beresiko Penyakit, Puluhan Kilogram Bibit Sawi Asal Malaysia Diamankan Petugas

Featured

Petugas BC Kembali Gagalkan Sabu di Bandara Hang Nadim

Featured

Bersama Masyarakat, Pemkab Kepulauan Meranti Peringati Hari Anak Nasional Tahun 2023

Featured

Kapolres Kampar Launching Gerakan Subuh Masjid di Salo

Berita

Bupati Karimun Apresiasi Program TMMD

Berita

Minyak Goreng Di Karimun Kembali Langka

Featured

Suwondo: Tidak Ada Sabu 3 Ton di Kapal MV Win Long

Berita

MTQ Tingkat Kecamatan Resmi Dibuka Bupati Karimun
error: Content is protected !!