class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268554 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / Potret Timah

Kamis, 17 September 2026 - 16:44 WIB

Tak Sekadar Menambang, PT TIMAH Kembali Restocking 1.000 Kepiting Bakau di Kundur

KUNDUR — Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan di wilayah operasional PT TIMAH (Persero) Tbk. Kali ini, PT TIMAH melalui Division Kundur Area kembali melakukan restocking sebanyak 1.000 bibit kepiting bakau di sekitar perairan laut Kundur, Kepulauan Riau, Rabu (16/9/2026).

Dalam melaksanakan restocking kepiting bakau, PT TIMAH berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Gemuruh serta masyarakat setempat. Pelepasan bibit kepiting bakau menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir sekaligus mempertahankan populasi biota laut yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis bagi masyarakat.

Sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT TIMAH menjalankan program reklamasi laut melalui berbagai kegiatan yang mendukung pemulihan dan keberlanjutan lingkungan.

Restocking kepiting bakau menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, terutama di tengah berkurangnya populasi kepiting bakau yang hidup secara alami dan program ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Orang Tua Hantarkan Anak ke Pemali Boarding School PT Timah

Nelayan Desa Gemuruh, Idris, menyambut baik kegiatan restocking yang kembali dilakukan PT TIMAH. Ia menilai pelepasan bibit kepiting bakau dapat menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membantu meningkatkan populasi kepiting di perairan sekitar desa.

“Kegiatan ini bagian dari upaya melestarikan alam dan lingkungan, sehingga kami masyarakat nelayan sangat mendukung,” ujarnya.

Idris mengatakan, kepiting bakau memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga keberlanjutan populasinya berpotensi memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat pesisir.

Ia mengaku mulai merasakan manfaat dari kegiatan serupa yang dilakukan sebelumnya. Saat melaut, nelayan mulai lebih sering menemukan kepiting dengan ukuran yang cukup besar.

Baca Juga :  BP Batam Terima Kunjungan Kerja Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN

“Beberapa waktu lalu kami juga sudah merasakan dampak dari kegiatan ini. Saat melaut, kami sudah sering menemukan beberapa ekor kepiting yang ukurannya cukup besar dan harganya juga cukup ekonomis,” katanya.

Ia berharap bibit kepiting yang kembali dilepas dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Mungkin kegiatan ini akan menuai hasilnya beberapa tahun ke depan. Bibit yang kita lepaskan mudah-mudahan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik sehingga nantinya memberikan dampak positif bagi para nelayan di sekitar sini,” ucapnya.

Restocking kepiting bakau tersebut diharapkan tidak hanya membantu menjaga keberadaan biota pesisir, tetapi juga mendukung keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir Kundur. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Ayo Hadiri Jalan Santai Sehat Bersama ibu Hj Dewi Juliani, SH & Ibu Sunarsih di Desa Lemang

Berita

London School Centre for Autism Awareness Adakan Training Pendidikan Vokasi

Advertorial

Soal Kasus PT Karimun Sembawang Shipyard, LSM SNPP Laporkan DLH Kabupaten Karimun ke Ombudsman Kepri Terkait Dugaan Maladministrasi

Berita

Gubernur Kepri Membuka Secara Resmi Musrenbang Kabupaten Karimun Tahun 2021

Berita

Giliran Masyarakat Limau Manis terima Bantuan Pupuk dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kampar

Batam

Densus 88 Tangkap Terduga Kelompok Teroris JAD di Batam

Berita

Terungkap Alasan Ir. H. Hasrul, MSi Tinggalkan Nasdem, Resmi Bergabung di Partai Perindo

Berita

Renovasi Gereja Katolik Santo Joseph Karimun Dilanjutkan
error: Content is protected !!