class="wp-singular post-template-default single single-post postid-265379 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Bengkalis / Berita

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

Terkait Penetapan Lokasi Bazar Ramadhan, Dua Kelompok Kecam Kebijakan BPKAD

Bengkalis, liputankepri.com – Sebanyak 18 Ormas dan Sema Mahasiswa dari dua kelompok mengecam kebijakan BPKAD yang tidak transparan dalam penetapan lokasi Bazar Ramadhan UMKM 2026.

Pasalnya, setelah pembentukan kelompok yang diinisiasi oleh Sekretaris BPKAD Firdaus selaku pimpinan rapat, kelompok dua dan tiga meminta penetapan lokasi bazar diundi.

Namun Firdaus didampingi Kabid Aset Ikramudin dan Tengku Fauzi menutup rapat. Firdaus meminta masing-masing kelompok membentuk KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) terlebih dahulu.

Ternyata, diam-diam Kepala BPKAD menetapkan lokasi untuk masing-masing kelompok yang sangat menguntungkan salah satu kelompok. Dimana kelompok satu mendapat lokasi full di samping kantor pajak Jalan Sudirman, kelompok dua ditengah (lapangan pasir) dan kelompok tiga di lapangan pasir dekat pelabuhan Bumi Laksamana Jaya.

Baca Juga :  Limbah B3 yang Dimuat Melalui Pelabuhan PT KDH Diduga Milik PT Saipem dan RSUD

Mengetahui penetapan lokasi secara sepihak oleh BPKAD, memicu protes dari kelompok dua dan tiga. Mereka merasa dirugikan oleh kebijakan pengelola aset daerah yang tidak transparan.

Alasannya, Kepala BPKAD Aready yang dihubungi melalui telepon seluler dengan tegas mengatakan bahwa pihak netral alias tidak berpihak. Bahakan, usulan garis lapak bazar membujur dari Jalan Sudirman samping kantor pajak ditarik kebelakang. Artinya, semua sama-sama didepan dan sama-sama di belakang. Usulan ini diakomodir.

Ternyata, saat kelompok dua mengambil izin lokasi. Peta lokasi bukan membujur dari jalan Sudirman kebelakang, tapi melintang dengan pintu masuk dari jalan pelabuhan BLJ. Dimana kelompok satu full di samping kantor pajak, kelompok dua ditengah (lapangan pasir, dan kelompok tiga dibelakang samping pelabuhan BLJ.

Baca Juga :  Rudi Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Pulau Buluh

Karena tidak transparan, kelompok dua dan tiga pun melayangkan surat protes ke BPKAD dengan tembusan ke bupati, Kapolres, Satpol-PP, PLN dan Dinas Perhubungan. Namun pihak BPKAD bergeming.

“Sampai saat ini penetapan lokasi bazar belum final, karena kita melayangkan surat protes,” tegas Bakhtaruddin ketua kelompok dua saat dihubungi, Rabu (18/2/200/26).

Pantauan di lapangan, kelompok satu yang full menempati lokasi disamping kantor pajak terlihat sudah memasang tenda. Kendati demikian, sebuah sumber menyebutkan mereka belum mengantongi izin keramaian dari Polres Bengkalis.|Safrizal

Share :

Baca Juga

Berita

Komitmen Penurunan Stunting, AKBP Purn H Asmar Pimpin Rakor TPPS

Berita

Indra Resmi Dilantik Jadi Pj Sekdaprov Riau

Berita

F-PPPPM Gelar Audiensi Bersama Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti

Advertorial

Bupati Bengkalis Ajak RSU Mutiasari Perkuat Kolaborasi Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan

Berita

Muhammad Rudi Lantik Direktur Pengamanan Aset BP Batam

Batam

Batam miliki alat PCR guna indentifikasi sampel pasien

Berita

Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami

Bengkalis

Polres Bengkalis, Bersama Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Dukungan dan Kerjasama Kamtibmas
error: Content is protected !!