Liputankepri.com,Karimun – Hingga siang Ini proses bongkar muat kapal ikan WIN LONG BH 2998 yang diduga membawa sabu 3 ton masih terus berlangsung, ribuan karung kemasan ikan yang berada dikapal telah dilansir dengan menggunakan truk, Sabtu (24/02/2018).
Di Lokasi bongkar muat kapal hingga perairan sekitar disterilkan baik dari awak media lokal maupun Nssional.bahkan warga yang berdatangan pun menyaksikan dari kejauhan saja, hal ini terlihat dari ketatnya pengawalan yang dijaga oleh pihak BC serta kepolisian.
Menurut pantauan dari kejauhan proses pencarian di kapal masih berlangsung,hingga saat ini awak media dilarang keras untuk mendekati Area tersebut, bahkan jika ketahuan mengambil dokumentasi menggunakan kamera maka akan dilakukan tindakan keras.
Sementara itu Refly Feller Silalahi Kabag Humas Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Khusus Kepri Tanjung Balai Karimun, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya, Refly mengatakan untuk saat ini, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait tangkapan kapal yang diduga bermuatan sabu itu.
“Kita menyampaikan permohonan maaf kepada semua rekan-rekan pers karena belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait tangkapan ini. Kita masih melakukan pemeriksaan awal. Pada kesempatan pertama, teman-teman media akan diberitahu,” paparnya.
Masih Refly, pihaknya tidak ada maksud untuk menghalang-halangi atau menutup informasi kepada para awak media yang mencoba menggali informasi terkait penindakan itu. Namun karena dalam penindakan yang dilakukan oleh pihaknya, masih masuk dalam tahap pemeriksaan dan penyidikan tahap awal pasca dilakukan penegahan terhadap kapal tersebut.
Jika tahapan itu sudah selesai dan datanya sudah valid. sambungnya, pihaknya akan secepatnya menggelar konfrensi pers untuk menyampaikan segala infotmasi yang dibutuhkan oleh Insan Pers, terkait tegahan itu.
“Mohon bersabarlah teman-teman wartawan pada dasarnya kepada rekan-rekanlah yang pertama kali nantinya kita sampaikan informasinya akan segera kita rilis,” tutupnya.(ron)








