Liputankepri.com,Karimun – Aksi perompakan yang terjadi di Selat Durian yang mengakibatkan dua jari tangan sebelah kiri juru mudi TB Mitra Samudra 28/TK putus akibat senjata tajam saat berlayar dari Malaysia menuju perairan Selat Durian Tanjung Balai Karimun, Sabtu (24/2/2018) sekitar pukul 03.20 WIB pagi.
Seorang juru mudi kapal TB Mitra samudra 28/TK bernama Barmawi (38) yang beralamat di Palembang sebagai juru mudi TB. Mitra Samudra 28/TK sempat melakukan perkelahian dengan perompak ketika hendak masuk keanjungan kapal dan mengakibatkan dua jari tangan sebelah kiri Barmawi putus
Hal ini dibenarkan oleh Posmat Durai Pelda Haris ketika di konfirmasi mengatakan,dari keteragan ABK kejadian berrmula pada hari sabtu sekira pukul 03.20 Wib Wahyu bersama tiga kru kapal Tugboat lainnya sedang berjaga di anjungan,tiba-tiba ada tiga orang yg menutup mukannya pakai baju dan membawa parang masuk kedalam anjungan dan bilang jangan berteriak.
Kemudian jelas Wahyu,mereka mengikat tangan kru kapal yang ada dianjungan degan tali rapia,kemudian.mereka mengambil HP,GPS,dan Radio UHK diputuskan.Dua orang yg diduga perompak turun ke kamar kapten dan kamar abk serta membangunkan seluruh ABK dan mengikat tangan ABK lalu mengambil HP serta dompet seluruh kru kapal,”terangnya
“Saat perompak membangunkan kru kapal terjadilah perkelahian dengan Darmawi sehingga mengalami luka 2 jari tangan sebelah kiri putus,luka di kepala sebela kiri dan kanan atas kejadian tersebut perompak itu lari dengan menggunakan perahu sampan Tinting,”ungkapnya
Mendapat informasi adannya perompakan tersebut sekitar pukul 06.30 Wib Patkamla Combat Boat Pulau Karimun menuju ke TKP onboard Pgs. Pasops Lettu Laut (KH) Willy.
“Korban luka akibat Sajam telah di evakuasi menuju Puskesmas Durai dan saat ini korban di tangani oleh Dr Inka di Puskesmas Durai,atas kejadian perompakan ini pihaknya masih melakukan Lidik.(ron)








