Liputankepri.com,Karimun – pendaftaran calon legislatif DPRD kabupaten Karimun tahun 2019 mendatang selesai tengah malam sekitar pukul 24.00.Wib yang di ikuti oleh 14 partai dan dua diantarannya dinyatakan gugur,Selesai (17/7/2018).
Hal ini disampaikan oleh Eko Purwandoko ketua KPU Kabupaten Karimun ketika dikonfirmasi terkait berapa jumlah parpol yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU ia mengatakan bahwa hingga saat ini telah tercatat empat belas partai yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU.
“Iya hingga malam final bagi parpol yang mendaftarkan jagoannya sudah masuk empat belas parpol dari enam belas parpol yang tercantum.Dua diatarannya yang gugur dari partai PKPI dan PSI,”ungkap Eko
Masih Eko, pendaftaran berlangsung malam harinya hingga pukul 24.00 Wib Partai Berkarya mendaftarkan bacalegnya pada pukul 20:00 Wib disusul juga dari partai PBB.
“Partai Berkarya beserta PBB mereka mendaftarkan bacalegnya pada pukul 20:00 Wib”
Selang beberapa jam kemudian sekitar pukul 23:00 Wib menyusul Partai Garuda yang juga mendaftarkan bacalegnya ke KPU.
“ya selang beberapa jam Partai Garuda datang beserta rombongan untuk mendaftarkan bacalegnya, itu yang terakhit sampai pada waktunya pukul 24:00 Wib tidak adalagi parpol yang mendaftarkan bacalegnya”
Dari keseluruhan parpol sebanyak enambelas hanya empat belas saja yang mendaftarkan jagoannya ke KPU.
Mengenai hal ini Eko Purwandoko ketika dijumpai di kantornya mengatakan bahwa dua partai memang tidak ada yang ikut mendaftarkan bacalegnya.
“Sejauh ini kita sudah menyampaikan serta memberitahukan bahwa penutupan pendaftaran berakhir pada tgl 17 ini dan kita tunggu ternyata memang tidak ada dari partai politik tersebut memberi tahukah bahwa mereka ikut mendaftar atau tidak,yang jelas kita dari KPU akan menunggu sampai waktu yang telah ditentukan, “ucap Eko tegas.
Eko juga mengatakan bahwa sejauh ini cukup baik komunikasi kita KPU dan parpol, sebagai harapan kedepannya semoga dapat lebih baiklagi dan maksimal.
“Sampai saat ini tidak ada masalah,hanya saja kedepannya sedapatnya pola masyarakat kita yang biasa suka las las ini agar dikemudian lebih baik lagi,kan sayang jika diwaktu akhir kita mendaftar tau tau ada yang kurang atau gimananya, terbaiklah pokoknya,” Eko mengakhiri.(ron)








