Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun tahun 2019 Menurun

- Jurnalis

Jumat, 2 November 2018 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan pidato Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu. (Humas Pemkab Karimun)

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan pidato Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu. (Humas Pemkab Karimun)

Liputankepri.com,Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebut Proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Karimun tahun 2019 menurun. Dengan angka pembahasan sebesar Rp1.265.797.555.000.

Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau diusulkan pada angka Rp1.390.798.786.

Usulan tersebut terungkap dalam pidato penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat paripurna di gedung DPRD Karimun, Rabu (31/10/2018).

Aunur Rafiq dalam pidatonya menyebutkan, Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 meliputi pendapatan, belanja dan pembiayaan.

Baca Juga :  Soal Natuna, Plt Gubernur Kepri Minta Pusat Lanjutkan Kebijakan Susi

Untuk pendapatan daerah, kata dia, diprediksi sebesar Rp1.265.797.555. Bila dibandingkan dengan target APBD murni 2017 sebesar Rp1.277.497.207.635, maka angka sebesar itu mengalami penurunan sebesar 0,91 persen.

Sedangkan belanja daerah, dalam Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 diprediksi sebesar Rp1.390.798.786, mengalami penurunan sebesar 4,2 persen dibandingkan belanja daerah pada APBD murni 2018 sebesar Rp1.452.764.856.245,

Sementara itu, pada pos pembiayaan, khususnya penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp125.001.231.000. Sedangkan pengeluaran pembiayaan, tidak ada atau nihil.

“Sehingga pembiayaan netto dalam Rancangan KUA serta PPAS APBD Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2019 adalah sebesar Rp125.001.231.000,” ujar Aunur Rafiq dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi dan didampingi Wakil Ketua Bakti Lubis

Baca Juga :  Arus balik lintas barat Riau mulai meningkat

Aunur Rafiq menjelaskan, jika dibandingkan antara target pendapatan dengan belanja dalam Rancangan KUA-PPAS APBD 2019 itu, maka terdapat selisih atau defisit sebesar Rp125.001.231.000.

“Adapun selisih (defisit) tersebut ditutup dengan penerimaan pembiayaan, sehingga selisih antara anggaran pendapatan daerah dengan belanja daerah menjadi nihil,” ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq.***

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura
Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81
Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam
BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun
Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia
Bareskrim Bongkar Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Petugas
Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Kajati Kepri Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab
Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky Bos Planet Batam, Buru Sampai ke Singapura

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Resmi DPO! Bareskrim Buru Basri Lewaimang, Bandar Sekaligus Pengelola THM Planet Batam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:19 WIB

BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Dinasti Planet Holiday Batam Berakhir Ditangan Bareskrim Polri, Basri Diduga Kabur ke Malaysia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!