Soal Pedagang,Pasar Maimun Kembali Ricuh

- Jurnalis

Rabu, 16 Januari 2019 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun- Satuan Polisi Pamong Praja Karimun (Satpol PP) kembali menertibkan sejumlah pedagang sayur blok B Pasar puan Maimun kabupaten Karimun yang masih nekat berjualan di jalan utama (Lantai Dasar) Pasar tersebut, Rabu (16/01/2019).

Pemicu dari menjamurnya pedagang yang nekat berjualan di jalan utama (Lantai dasar) pasar Puan Maimun diduga bermula dari kecemburuan terhadap pedagang yang lainnya yang memiliki tempat diatas namun mereka turun ke lantai dasar dan dibiarkan.

Menurut keterangan salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mereka mengaku keberatan dengan pedangang yang berjualan di lantai dasar, sementara mereka memiliki tempat dilantai dua.

“Kami memang punya tempat diatas bang,namun mereka yang berdagang di lantai dasar itu juga berasal dari pedagang di lantai dua, namun tidak ada ketegasan, ya jadi kita juga ikutan kebawah, gak mungkin kita bertahan diatas sementara orang semua belanja dibawah saja. kalo kayak gini ya makanya kami juga mau turun kebawah untuk gelar dagangan kami” tutur seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu pihak Perusahaan daerah (Perusda) selaku pengelola dalam rangka mewujudkan pasar yang bersih, tertib, kondusif, nyaman dan menyenangkan baik bagi pengunjung maupun pedagang, Perusda mengeluarkan imbauan.

Imbauan bernomor:02/UUP-KR/Perusda/I/2019 yang ditempelkan disetiap tiang bangunan pasar ditanda tangani Kepala Unit Usaha Pasar Perusda Karimun, Muhammad Solih berisikan empat poin.

Pertama, diimbau kepada pedagang agar tidak berjualan sayuran di lantai dasar Blok B pasar Puan Maimun, dan tidak beraktifitas/berjualan pada tempat yang tidak dibernarkan/di izinkan oleh pengelola pasar.

Kedua, kepada pedagang yang telah mempunyai lapak/tempat berjualan diimbau agar segera kembali berjualan pada lapaknya masing-masing.

Ketiga, bagi para pedagang yang belum mempunyai lapak resmi, dapat segera mengisi formulir daftar tunggu di kantor Unit Usaha Pasar.

Keempat, apabila imbauan ini tidak dipatuhi/di indahkan, maka pihak pengelola akan melakukan tindakan penertiban.

“Sudah 1 minggu ini pedagang sayur berjualan dilantai dasar. dengan berbagai alasan mereka, susah mengangkat barang dangangannya ke lantai dua,” ujar Kepala Unit Usaha Pasar Puan Maimun, Solih saat diwawancara wartawan.

Masih Solih, pedagang sayur berjualan di lantai dasar disebabkan rasa kecemburuan.

“Melihat ada yang berjualan di lantai dasar, pedagang-pedagang sayur lain jadi ikut-ikutan dan jumlahnya semakin ramai,” katanya.

Menyikapi hal ini lanjutnya, tidak hanya sekedar memberikan imbauan, tapi juga akan dilakukan tindakan.

“Berdasarkan hasil rapat, Senin depan dilaksanakan penertiban terhadap pedagang-pedagang yang membandel. Penertiban melibatkan pihak-pihak terkait, seperti TNI, Polri dan Satpol PP. Pada Senin depan itu tidak ada toleransi kita berikan,” katanya lagi mengakhiri.

Sementara itu terpisah, Benyamin Guido Yansem,S.IP Kepala Seksi Ketertiban Umum mengatakan bahwa pihaknya akan tindak tegas bagi pedagang yang nakal.

“Kita akan tindak tegas mereka pedagang yang nakal yang tidak mau mengikuti aturan yang telah diberlakukan, Hari ini kita juga pantau pedagang yang masih berjualan di tepat yang telah dilarang” ucap Yansem(Rabu,16/01) di lokasi pasar.

Dirinya juga menambahkan bahwa jika kita lihat pihak Peusda sendiri sepertinya telah kualahan untuk menangani para pedagang yang nakal.

“Ya kita lihat sendiri, sepertinya pihak perusahaan daerah (Perusda) sudah kualahan menghadapi para pedagang yang nakal ini, coba lihat tempat security-nya saja telah dijadikan lapak dagangan bagi pedagang ” tutup Yansem.(Ron)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Berita Terbaru

Berita

BGN Tutup Tiga Dapur Makan Bergizi Gratis di Riau

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:26 WIB