Tim F1QR Lanal Karimun Amankan 11 PMI Nonprosedural

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN — Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) berhasil mengamankan sebelas (11) Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural dari Malaysia ke Indonesia di Pesisir Pantai Kakeng, Kec. Sigie Besar, Kab. Karimun. Selasa (06/08).

Danlanal TBK Letkol Laut (P) Anro Casanova, S.E., dihadapan awak media menjelaskan kronologi kejadian berawal pada Hari Senin, 5 Agustus 2024, tim F1QR Lanal TBK mendapat informasi tentang adanya PMI non prosedural di Pulau Judah Sugi Kab. Karimun. Kemudian melaksanakan penyekatan di wilayah Combol Pulau Semangka dan Pantai Kakeng Combol. Danlanal TBK langsung memerintahkan anggota tim F1QR untuk bergegas menuju lokasi untuk mengamankan PMI non prosedural tersebut.

Menurut informasi yang diterima, pada malam hari kelompok inisial D telah memberangkatkan 12 PMI non prosedural dari Indonesia ke Malaysia menggunakan boat pancung 40 pk yang berangkat dari Batam kemudian di overskip ke speed boat sport 200 pk warna hitam untuk diberangkat menuju Malaysia.

Baca Juga :  BP Batam Promosikan Investasi Batam di Pameran Nasional Lombok Sumbawa ITTAF 2024

Kemudian pada Selasa, 6 Agustus 2024 dini hari, kelompok D kembali dari Malaysia mengangkut 11 orang PMI, untuk dibawa menuju Batam. Tak berselang lama, tim F1QR TNI AL berhasil mengamankan 11 orang PMI non prosedural beserta 2 Anak Buah Kapal (ABK) boat pancung 40 pk di Pantai Kakeng Combol.

Sejumlah barang bukti juga diamankan diantaranya KTP 11 orang, passport 3 buah, boat pancung 1 unit dengan mesin Yamaha 40 pk (1 mesin), tas besar PMI 10 buah, dan ⁠tas kecil PMI 8 buah.

Danlanal TBK menyampaikan bahwa sampai saat ini PMI non prosedural beserta barang bukti di amankan di Mako Lanal TBK untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut dan setelah itu 11 PMI tersebut diserahkan kepada pihak imigrasi Karimun serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Karimun guna penyerahan dalam rangka proses lanjut.

Baca Juga :  Kejurkab Bola Tangan Pertama Gelar di Kabupaten Kampar

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kewaspadaan serta merespon segala bentuk tindak ilegal yang berada di wilayah perairan Indonesia, serta bersinergi dengan instansi terkait guna penanganan lebih lanjut.**

 

Reporter: HMS 

Editor: Ura 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tebing Tinggi Barat Monitoring Dan Pembinaan Tanaman Jagung Milik Kelompok Tani Tunas Harapan Maju Desa Gogok Darussalam
Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Monitoring Lahan Jagung Mantiasa Maju. 
Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Tanam Cabe Di Bagan Melibur.
Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga
Ciptakan Kamtibmas Yang Aman Kondusif, Polres Siak Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Kandis
Resmikan Mako Baru Polsek Rangsang Barat, Kapolres Meranti Minta Pelayanan Ditingkatkan
Kemnaker: Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP untuk Jadi Mitra MagangHub
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:16 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Monitoring Dan Pembinaan Tanaman Jagung Milik Kelompok Tani Tunas Harapan Maju Desa Gogok Darussalam

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:13 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Monitoring Lahan Jagung Mantiasa Maju. 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:43 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Tanam Cabe Di Bagan Melibur.

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:29 WIB

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:18 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga

Berita Terbaru