Natuna – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Daeng Amhar menghadiri Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bunguran Batubi.

Acara Musrenbang kecamatan bunguran batubi mengusung tema “Peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintah didukung dengan akselerasi kualitas sumberdaya manusia”.
Dalam rangkain kegiatan musrenbang secara khusus membahas terkait program pembangunan 2024, yang akan di masukan pada sekala prioritas pembangunan pada musrenbang Kabupaten.
Camat Bunguran Batubi, Tri Didik menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan musyawarah pembangunan desa, yang kemudian dari hasil musyarawah tersebut menjadi usulan pembangunan yang akan disampaikan pada Musrenbang pada hari ini.
“Pada musyawarah 5 desa di Kecamatan Batubi, Kecamatan telah membagi menjadi 2 prioritas pembangunan yaitu, prioritas pembangunan desa dan prioritas pembangunan kecamatan,”ujar Didik.
Bahkan, Didik juga berharap pada musrenbang tahun ini dapat menampung aspirasi desa yang disampaikan melalui kecamatan, yang kemudian mejadi sekala prioritas pembangunan yang diusulkan pada musrenbang kecamatan dan dilanjutkan menuju musrenbang Kabupaten.
Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi menyampaikan, Musrenbang adalah bagian dari proses rencana pembangunan, yang merupakan bagian dari aspirasi masyarakat desa yang dirangkum dalam usulan rencana pembangunan kecamatan.
“Pada proses pengajuan usulan pembangunan akan melewati beberapa tahapan hingga usulan tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2024. Dengan adanya refocusing anggaran sehingga usulan rencana pembangunan harus mengikuti skala prioritas. Usulan pembangunan yang memiliki urgensi dan butuh penanganan segera akan didahulukan karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” jelas Siswandi.
Lanjutnya, Siswandi juga menyampaikan bahwa skala prioritas pembanguan yang dijalankan oleh pemerintah adalah bagian dari usaha pemerintah untuk menghindari belanja terhutang.
Bahkan, Siswandi juga berharap pemerintah desa, kecamatan hingga Kabupaten dapat menganalisa dengan baik usulan program pembangunan.
“Dalam mendorong pembangunan daerah, pemerintah daerah melakukan audiensi dengan beberapa kementerian. Dimana hasil audiensi tersebut menghasilkan beberapa dukungan pembanguan baik pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan 17 BTS, Bendungan Sebayar, penambahan Daya Listrik, dan masih banyak lagi bentuk bantuan lainnya yang sifatnya mendukung percepatan pembangunan daerah perbatasan” Jelas Wan Siswandi.
Wan Siswandi juga menyampaikan terkait sertifikat asset, pemerintah daerah telah menyerahkan sertifikat tanah kepemilikan transmigrasi dengan jumlah data SP 1 sebanyak 41 sertifikat, SP 2 sebanyak 28 sertifikat, SP 3 sebanyak 17 Sertifikat dan hari ini diserahkan sebanyak 33 sertifikat asset. Saat ini juga sedang dalam proses penerbitan sebanyak 654 sertifikat asset untuk daerah Batubi sebagai daerah transmigrasi.
Selanjutnya, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda menambahkan pemerintah daerah juga mendorong bagaimana desa dapat mengembangkan pembangunan berdasarkan potensi desa masing masing yang dikenal dengan branding “One Village One Product”, dengan masing masing desa memiliki branding tersendiri akan memudahkan pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi desa kepada investor.
Adapun usulan yang disampaikan pada musrenbang tersebut oleh camat bunguran batubi, diantaranya :
1. Optimalisasi Green Spam untuk kesedian air bersih
2. Pembangunan Sanitasi Ipal Komunal di Desa Sedanau Timur
3. Lanjutan Pembangunan Jalan Kantor Camat menuju Sebangkar
4. Pembangunan Gedung Pertemuan Kecamatan Bunguran Batubi
5. Pembangunan Gedung UKSPF
6. Penambahan Ruangan dan Fasilitas Puskesmas
7. Pengadaan Lampu Jalan Pelabuhan Di wilayah Bunguran batubi
8. Penyediaan Pupuk Kelompok tani
9. Lanjutan Pembangunan Jembatan Beton Dus.**








