Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Polda Kepri Respon Cepat Aksi Perusakan Pembangunan Gereja GUPDI Batam | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-250551 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam

Jumat, 11 Agustus 2023 - 10:56 WIB

Polda Kepri Respon Cepat Aksi Perusakan Pembangunan Gereja GUPDI Batam

Batam. | Polresta Barelang Polda Kepri dengan sigap merespons insiden perusakan pembangunan gereja GUPDI (Gereja Umum Protestan di Indonesia) di Batam. Upaya untuk menyelesaikan konflik ini dilakukan melalui pendekatan mediasi, dengan mengundang para pihak terkait untuk berpartisipasi dalam pertemuan yang dijadwalkan pada Jumat, 11 Agustus 2023. Langkah mediasi ini ditempuh sebagai langkah responsif demi mencapai penyelesaian masalah dengan cara damai. Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. Pada Kamis (10/8/2023).

Polresta Barelang Polda Kepri telah mengundang sejumlah tokoh penting meliputi Toga (Tokoh Adat), Tomas (Tokoh Masyarakat), Toda (Tokoh Agama) dari Kota Batam, serta perwakilan dari pihak Gereja GPUID Kota Batam dan perangkat warga setempat. Diharapkan akan bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi dampak dari peristiwa tersebut. Ucap Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Baca Juga :  Sejumlah Perangkat Desa Koto Garo Dipanggil dan Diperiksa Inspektorat

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mengedepankan hukum dan menghindari tindakan semena-mena. Polisi memandang jalur mediasi dan musyawarah mufakat sebagai langkah yang lebih bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyatakan tujuan dari mediasi ini adalah untuk menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di tengah-tengah masyarakat. Ia berharap, melalui pendekatan ini, ketidaksepakatan yang muncul dapat diselesaikan tanpa merusak ikatan antarwarga beragama.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Pangkalan Batang Serah Ulang Bantuan Alat Tangkap Bubu Naga

“Langkah-langkah yang diambil oleh Polresta Barelang Polda Kepri mencerminkan dedikasi dalam menyelesaikan konflik dengan cara yang lebih konstruktif dan harmonis. Dengan mengajak semua pihak terlibat untuk duduk bersama dan mencari solusi, diharapkan akar masalah dapat diatasi secara komprehensif. Polri ingin menunjukkan bahwa melalui mediasi, masalah yang timbul akibat perusakan pembangunan gereja GUPDI di Batam dapat diselesaikan dengan cara yang menghormati keberagaman dan mendorong kedamaian dalam kehidupan berdampingan,” Tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Share :

Baca Juga

Batam

Banyak PSK Asing Mencari Nafkah,Aparat Terkait Tutup Mata

Batam

Gencar Informasikan Progress Pembangunan Batam, Kepala BP Batam Raih Anugerah

Batam

Muhammad Rudi Salurkan Cadangan Beras Pemerintah Kepada 6.178 KPM

Batam

BP Batam Terima Kunjungan Politeknik Caltex Riau

Batam

Ditlantas Polda Kepri Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 16-29 November 2016

Batam

Seorang Pekerja Jatuh ke Laut saat Ngecat Tongkang

Batam

Hubungan Terlarang, Remaja 17 Tahun Nodai Janda Asal Lampung

Batam

Usai Masa Cuti, Muhammad Rudi Langsung Tinjau Progres Proyek Infrastruktur
error: Content is protected !!