Fraksi DPRD Kepri Gelar Rapat Paripurna Soal Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD-P 2024

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPRI – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Riau terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2024. Rapat ini berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (31/7).

Rapat Paripurna ke-32 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan dihadiri Wakil Ketua III DPRD Kepri Afrizal Dachlan, serta anggota DPRD Kepri dan para kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam rapat tersebut, setiap fraksi di DPRD Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan pandangan umumnya terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD-P Tahun Anggaran 2024 yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Setelah sebelumnya, pada Senin (29/7) lalu, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun 2024.

Dalam penyampaian tersebut, Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar Rp 213.955.592.156,00 dari yang semula ditargetkan sebesar Rp 4.216.352.903.217,00 menjadi Rp 4.430.308.495.373,00.

Tak hanya itu, terdapat pula kenaikan belanja daerah sebesar Rp 224.530.377.682,00 menjadi Rp 4.569.470.066.351,00. Sementara itu, pembiayaan daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp 10.574.785.526,00 menjadi Rp 139.161.570.978,00.

Baca Juga :  Kejar-kejaran dengan Ferry Cepat, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sejuta Batang Rokok Ilegal

Dalam paripurna ini, seluruh Fraksi DPRD yang terdiri dari Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, PKS, Nasdem, Gerindra, Demokrat, Harapan dan PKB-PPP menyampaikan pandangan umum fraksinya baik secara langsung maupun tertulis.

Juru bicara fraksi PDIP Sahat Sianturi dalam penyampaiannya meminta pemerintah provinsi Kepri untuk mengoptimalkan sisa waktu pelaksanaan APBD Kepri 2024. Pasalnya, hingga Juni 2024 realisasi APBD Murni 2024 baru mencapai Rp914 miliar atau sekitar 51 persen.

“Untuk itu, kami mohon untuk pemerintah Provinsi Kepri khususnya OPD pelaksanaan untuk dapat secara optimal merealisasikan penggunaan APBD 2024 tersebut,” ujar Sahat Sianturi.

Sahat juga meminta pemerintah Provinsi Kepri untuk mencermati peningkatan belanja modal dan belanja hibah yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami harapkan semoga pemerintah dapat menggunakan dana belanja hibah lebih tepat sasaran dan tepat guna, agar dana hibah tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Diduga Bersikap Arogan dan Sombong, Ada Kepala Sekolah di Karimun Bikin Resah Para Guru

Sementara itu, juru bicara fraksi partai Golkar Asmin Patros dalam penyampaiannya meminta pemerintah Provinsi Kepri lebih fokus pada pembangunan kesehatan dan pendidikan masyarakat Kepri.

“Pasalnya, hingga saat ini persoalan kesehatan dan pendidikan Kepri masih memerlukan solusi lebih,” kata Asmin.

Asmin Patros juga berharap pemerintah Provinsi Kepri dapat lebih optimal lagi dalam menarik dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) unggulan Kepri, khususnya pada pengelolaan laut dan pariwisata.

Sementara itu, Sekdaprov Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan yang telah berpartisipasi aktif dalam pembahasan ini.

“Perubahan APBD-P Tahun Anggaran 2024 ini merupakan langkah penting dalam menyesuaikan anggaran dengan perkembangan dan kebutuhan daerah yang dinamis. Kami berharap masukan dari fraksi-fraksi DPRD dapat memperkaya dan menyempurnakan rancangan yang telah disusun,” ungkapnya.

Sekdaprov Adi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam merealisasikan program-program yang telah direncanakan.

“Kami sangat menghargai pandangan dan masukan dari seluruh fraksi di DPRD. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat penting dalam penyempurnaan Rancangan Perubahan APBD-P Tahun Anggaran 2024,” tutupnya. (Ky)

 

Reporter: HMS 

Editor: Ura 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tebing Tinggi Barat Monitoring Dan Pembinaan Tanaman Jagung Milik Kelompok Tani Tunas Harapan Maju Desa Gogok Darussalam
Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Monitoring Lahan Jagung Mantiasa Maju. 
Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Tanam Cabe Di Bagan Melibur.
Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga
Ciptakan Kamtibmas Yang Aman Kondusif, Polres Siak Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Kandis
Resmikan Mako Baru Polsek Rangsang Barat, Kapolres Meranti Minta Pelayanan Ditingkatkan
Kemnaker: Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP untuk Jadi Mitra MagangHub
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:16 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Monitoring Dan Pembinaan Tanaman Jagung Milik Kelompok Tani Tunas Harapan Maju Desa Gogok Darussalam

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:13 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Lakukan Monitoring Lahan Jagung Mantiasa Maju. 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:43 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Tanam Cabe Di Bagan Melibur.

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:29 WIB

Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:18 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga

Berita Terbaru