Polisi Belum Mengetahui Penyebab Kebakaran KMP Sembilang

- Jurnalis

Sabtu, 3 Agustus 2019 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Polres Karimun sampai saat ini belum mengetahui penyebab ledakan  terhadap insiden kapal penyeberangan KMP Sembilang yang meledak dan terbakar saat sedang perbaikan tahunan digalangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu (31/7/2019) lalu.

“Sampai saat ini kami terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap saksi-saksi penyebab ledakan dan terbakarnya KMP Sembilang saat perbaikan tahunan di galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS),”terang Wakapolres Karimun Kompol Jhon Hery Rakutta Sitepu, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Lulik Febyantara, SIK dan dr Iptu Leo dari Doktor Polda Kepri saat jumpa pers,Jum’at (2/8/2019) diruang Rupatama Mapolres Karimun.

Baca Juga :  Polda Kepri Ungkap Sindikat Perdagangan Orang di Kapal China

Lebih jelas Jhon mengatakan,sampai saat ini penyidik Satreskrim telah melakukan penyelidikan serta memeriksa 14 saksi untuk mengungkap insiden ini secara marathon selama dua hari.Saksi itu diantaranya dari karyawan PT KMS hingga subkon pengerjaan perbaikan kapal,”jelasya.

“Pemicu ledakan tersebut menurut teman-teman dari Labfor ditimbulkan akibat dari uap gas,ini masih dalam penyelidikan dari olah TKP,”kata Sitepu.

Hanya saja kata Wakapolres,kami baru mengidentifikasi identitas dua jenazah korban oleh Tim Disaster Victim Investigations (DVI) Bidokkes Iptu Doktor Leo dari Polda Kepri dan berhasil mengetahui secara detail jenazah korban,”jelas Sitepu.

Baca Juga :  Polda Kepri Diminta Awasi Tambang Bauksit PT Telaga Bintan Jaya

Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Kepri Iptu Leo mengatakan,kita sudah berhasil mengidentifikasi identitas terhadap jenazah korban dan dilakukan pemulangan jenazah ke kampung Halamannya.

“Adapun identitasnya dengan inisial H, jenazah korban dengan tipe B nomor KMS A001 dan inisial M tipe TGB 0 nomor KMS A002 yang teridentifikasi odontologi,”terang Leo.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Berita Terbaru