PANGKALPINANG — Pada tahun 2025, PT TIMAH Tbk membantu 52 rumah ibadah di wilayah operasional Perusahaan. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Perusahaan dalam menjalin harmonisasi dengan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
PT TIMAH Tbk menyerahkan bantuan untuk berbagai rumah ibadah seperti Masjid, Gereja, Vihara dan lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau sebagai upaya meningkatkan kenyamanan beribadah, serta mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan inklusif.
Bantuan yang disalurkan meliputi renovasi bangunan, perbaikan atap dan lantai, pembangunan tempat wudu, pengadaan perlengkapan ibadah, hingga peningkatan fasilitas pendukung lainnya agar rumah ibadah lebih layak, aman, dan nyaman digunakan oleh jamaah.
Program bantuan untuk rumah ibadah merupakan program rutin yang dilaksanakan perusahaan setiap tahunnya. Hal ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Perusahaan dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat
Di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, hingga wilayah operasional PT TIMAH Tbk di Kepulauan Riau, program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus rumah ibadah.
Masjid Al-Barokah yang berlokasi di Dusun Air Simpur, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian PT Timah terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat sekitar. Melalui dukungan tersebut, pembangunan Masjid Al-Barokah kini dapat kembali dilanjutkan secara bertahap setelah sempat terhenti karena keterbatasan dana.
Seperti yang disampaikan Ketua Masjid Al-Barokah di Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian PT TIMAH Tbk yang telah membantu masjid mereka.
Pembangunan masjid ini dimulai pada pertengahan tahun 2022 melalui dana swadaya masyarakat. Dukungan kemudian datang dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi, dan kini bantuan dari PT TIMAH Tbk semakin memperkuat semangat warga untuk menuntaskan pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Kami memulai pembangunan dengan dana swadaya masyarakat. Tahun berikutnya ada bantuan dari pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi dan sekarang dari PT TIMAH Tbk. Walaupun bantuan ini bertahap, tapi sangat berarti bagi kami,” tambahnya.








