class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Olahraga

Selasa, 24 Mei 2016 - 14:54 WIB

Permintaan Maaf Presiden Direktur PS TNI soal Kerusuhan Gresik

liputankepri.com,Jakarta – Presiden Direktur PS TNI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi antara suporter timnya dan Persegres Gresik United, pada Minggu (22/5/2016).

Kejadian tersebut berlangsung saat kedua tim sedang menjalani pertandingan Kejuaraan Sepak Bola Torabika (TSC) 2016 di Stadion Tri Dharma, Gresik.

“Saya menyesal sekali. Kebetulan saya tak di tempat. Saya minta maaf atas kejadian tersebut,” ujar Edy saat menggelar konferensi pers di Jakarta, pada Selasa (24/5/2016).

“Saya berjanji hal itu tak terjadi lagi. Apapun persoalannya, banyak hal yang membuat insiden itu terjadi,” ucapnya lagi.

Kericuhan bermula saat seorang oknum suporter Persegres berniat mencopot spanduk pendukung PS TNI yang dipasang di sektor lima stadion.

Akibat dari insiden tersebut, sedikitnya terdapat 51 suporter dilarikan ke rumah sakit. 29 orang dirawat di RS Petrokimia, dan 22 lainnya dirawat di RS Ibnu Sina, Gresik.

Meskipun demikian, laga antara Persegres dan PS TNI tetap dilanjutkam hingga selesai. Pertandingan itu berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Sumber:Kompas

Share :

Baca Juga

Featured

Apresiasi Kampanye Keselamatan Pelayaran KSOP, Asmar : Ini Tanggung Jawab Bersama

Featured

Anggota DPRD Karimun Dari Partai Demokrat Hadiri Perlombaan Jong Di Pantai indah Tanjung Melolo

Anambas

Kepala BKD:SKPD Di Rombak,Banyak Pejabat Yang Non Job

Ekonomi

Pelaku Usaha kawasan Industri Keluhkan Kebijakan Aturan Perizinan Barang Larangan Terbatas Berbelit

Bintan

Pemkab Bintan Ambil Sumpah Pengangkatan 430 PNS

Featured

Kapolsek Tapung Hulu Pimpin Patroli Dialogis Antisipasi Tindak Pidana C3

Featured

Pelantikan Nurdin Basirun Dijadwalkan Hari Rabu Pekan Ini

Bintan

Diduga,PT Pasifik Belum Mengantongi Ijin Limbah B3
error: Content is protected !!