banner 200x200

Home / Anambas / Batam / Featured

Rabu, 24 Agustus 2016 - 21:08 WIB

Kepala BKD:SKPD Di Rombak,Banyak Pejabat Yang Non Job

“Bisa saja setelah pengesahan SOTK, ada jabatan, tapi setelah analisis jabatan, pemetaan jabatan, formasi dan kebutuhan. Tentu masih kurang secara personal memenuhi syarat ketentuan,” ujar Abdullah.

 

Liputankepri.com,Natuna– Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Natuna Abdullah menyatakan, bakal banyak pejabat eselon di pemerintah daerah tidak menempati jabatan alias non job, jika diikutkan aturan.

Apalagi pemerintah daerah, sambung Abdullah, sudah menyiapkan perombakan SOTK. Hampir keseluruhan SKPD dirombak, dan perubahan tipe. Hal ini disebabkan akan banyak dibutuhkan keahlian bersifat teknis. Misalnya akan dibentuk dinas perumahan dan tata ruang.

“Bakal ada pejabat eselon non job karena tidak sesuai spesifikasi keahlian. Natuna lebih banyak keahlian dengan pendidikan umum,” Selasa (23/8).

Baca Juga :  BC Batam Akan Hibahkan 5000 Unit Hp Berbasis Android dan iOS

Sekarang, katanya, Natuna belum punya pejabat daerah berlatar ahli dalam penataan ruang. Dinas itu pemisahan dari dinas pekerjaan umum. Baik itu teknis kehutanan, kehutanan, lingkungan hidup dan lainnya.

Tidak hanya itu, terang Abdullah, perombakan SOTK Kabupaten Natuna tahun 2016 yang sedang menunggu disahkan menjadi peraturan daerah (Perda) banyak memerlukan keahlian lebih spesifik. Ditambah lagi syarat jabatan kepala dinas harus S 2.

“Bisa saja setelah pengesahan SOTK, ada jabatan, tapi setelah analisis jabatan, pemetaan jabatan, formasi dan kebutuhan. Tentu masih kurang secara personal memenuhi syarat ketentuan,” ujar Abdullah.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Hibahkan 5 Ton Lebih Ikan Konsumsi Kepada Dinas Sosial Kota Batam

Dikatakan Abdullah, penempatan jabatan eselon II pemerintah daerah akan melakukan lelang terbuka. Sementara untuk eselon III dan IV bisa tidak dilelang. Namun seleksi lelang terbuka memerlukan biaya dan waktu. Dapat dilaksanakan setelah pengesahan APBD perubahan 2016.

“Hasil analisi jabatan, pemetaan, formasi dan kebutuhan yang disiapkan dalam SOTK, jelas kekurangan personal memenuhi ketentuan. Jadi memang harus dilelang, kecuali jabatan dieselon III dan IV, hanya saja kapan jadwal lelang jabatan, tunggu SOTK disahkan menjadi Perda dan pengesahan APBD perubahan,” ujar Abdullah.**

Share :

Baca Juga

Featured

Sebanyak 109 Personel Polres Karimun Amankan Gereja Saat Perayaan Kenaikan Isa Almasih

Batam

Polsek Lubuk Baja Gelar Operasi Yustisi Penertiban Prokes

Batam

Dua Pejabat Dishub Pemko Batam Jadi Tersangka Kasus Pungli

Batam

Polda Kepri Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat Seligi 2020

Featured

Akhirnya,Dua Tahanan Yang Buron Berhasil di Tangkap

Batam

Airlangga: Pulau Batam Akan Dijadikan Pusat Energi Terbarukan di Indonesia

Batam

Heboh,Dua Staf Anggota DPRD Batam Diduga Berbuat Asusila di Ruang Kerja

Batam

Buronan Kasus Korupsi Dermaga Kabupaten Lingga Ditangkap Kejagung
%d blogger menyukai ini: