class="wp-singular post-template-default single single-post postid-31700 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Berita / Kepri / Peristiwa

Senin, 11 Mei 2020 - 12:16 WIB

Dua Kapal Kontainer Kandas di Pulau Sambu Batam

Batam – Vessel Traffic Services (VTS) Batam melaporkan adanya kapal kandas yang terjadi terhadap 2 kapal yaitu kapal Kontainer MV. Sharaz dan Kapal Bulk Carrier yaitu MV. Samudra Sakti yang terjadi, Senin (11/5) pukul 02.00 LT di Perairan Batu Berhenti, Pulau Sambu, Batam, Kepulauan Riau.

Atas laporan tersebut, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjung Uban mengerahkan 2 kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yaitu KN. Kalimashada – P.115 dan KN. Sarotama – P.112 untuk menindaklanjuti laporan dari Vessel Traffic Services (VTS) Batam terkait adanya laporan tadi.

Adapun kapal MV. Samudra Sakti dilaporkan kandas pada posisi 01° 11′ 097″ N – 103° 52′ 905″ E dan kapal MV. Sharaz kandas pada posisi 01° 11′ 25″ N – 103° 52′ 854 ” E.

Baca Juga :  KSOP Karimun Periksa Dua Kapal Kontainer yang Kandas di Pulau Sambu

“Kami mendapatkan informasi adanya kapal kandas dari VTS Batam dan segera meluncurkan kapal patroli KPLP KN. Kalimasadha – P.115 dan KN. Sarotama – P.112 dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.45 Lt,” ujar Direktur KPLP, Ahmad pada hari ini (11/5) melalui siaran pers yang diterima.

Saat ini kedua Kapal Negara Patroli dari PPLP Tanjung Uban tersebut sedang berada di lokasi musibah melaksanakan kegiatan Search and Rescue (SAR) dan berkoordinasi dgn kapal patroli KN. 366 dari KSOP Tanjung Balai Karimun cq. Wilayah Kerja Pulau Sambu.

Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Capt. Handry Sulfian mengatakan bahwa Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban juga melakukan koordinasi dengan VTS Batam, KSOP Tanjung Balai Karimun dan KSOP Khusus Batam.

Baca Juga :  KSOP Karimun Periksa Dua Kapal Kontainer yang Kandas di Pulau Sambu

Capt. Handry menjelaskan bahwa kapal MV. Sharaz GT. 74.175 berlayar dari Port Klang Malaysia menuju Shanghai, Tiongkok dan saat ditemukan dalam kondisi miring 4° ke kiri serta melintang di dekat rambu suar Batu Berhenti.

“Untuk kapal MV. Samudra Sakti GT. 14.446 yang berlayar dari Belawan kandas namun posisi masih aman, stabil dan tidak mengalami kebocoran,” ujar Capt. Handry.

Hingga saat ini Kedua kapal patroli tersebut terus masih melakukan kegiatan SAR dan bersiaga di lokasi kejadian.

Menurut Kepala Bagian Organisasi dan Humas Direktorat Jenderal Hubla Wisnu Wardana menjelaskan, hingga saat ini belum dilaporkan adanya tumpahan minyak akibat kejadian tersebut.

“Sejauh ini belum ada tumpahan minyak dilaporkan akibat dua kapal kandas di Batam tersebut,” jelas Wisnu.*

(sbr)

Share :

Baca Juga

Featured

Dandim 0315/Bintan Pimpin Sertijab Danramil 01/Tanjungpinang

Berita

Kapolres Karimun: Yang dimusnahkan 3.839 butir, sisanya 111 butir untuk dibawa kelaboratorium forensik cabang Medan

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hadiri Pelantikan Pengurus IKA YPPI Bengkalis Periode 2025–2027

Batam

Marlin Agustina: Keberagaman Masyarakat Jadi Kunci Wujudkan Batam Kota Baru

Featured

Bupati Karimun Resmikan Peluncuran Kapal Tanker Pertamina Pasaman

Batam

Badonci Club sanggar Tari Sukses guncang Batam

Berita

Ancam Kebebasan Berpendapat, Penyidik Periksa Ketua dan Anggota FPI Kota Pekanbaru

Berita

Polsek Rangsang Gelar Green Policing di SDN 03 Teluk Samak, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
error: Content is protected !!