Waspadai,! Beras Oplosan Marak di Karimun

- Jurnalis

Jumat, 9 Desember 2016 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Beras yang beredar di Karimun dan dikonsumsi masyarakat diduga adalah beras illegal hasil oplosan beras luar dan lokal yang dilakukan oleh oknum-oknum distributor nakal berinisial AM dan AS di kawasan Puakang Karimun.

Praktik dugaan oplosan beras ini dengan  modus mengganti beras murah ke karung beras merek mahal, bisnis beras oplosan ini sudah lama berlangsung tanpa adanya tindakan dari aparat terkait. Ironisnya beras luar negeri maupun beras bulog dikemas kedalam karung lokal dengan harga mahal.

Beginilah permainan pemasok beras di Karimun, beras yang diduga di datangkan dari luar negeri masuk melalui pelantar milik pribadi di kawasan pantai Pak Imam Baran Meral Karimun Kepulauan Riau.

Kemudian, beras luar negeri itu dikemas ulang berbagai ukuran dengan memakai karung plastik bertuliskan nama-nama merek beras lokal setelah masuk ke gudang penampungan bukan untuk membantu masyarakat tapi malah di nikmati oleh oknum tertentu.

Kendati praktek permainan ini sudah cukup lama berlangsung di Karimun,namun Dinas perdagangan Disperindag pemerintah kabupaten karimun terkesan tidak mampu berbuat apa-apa, ada dugaan kalau pengusaha pemasok beras itu, lancar menyirami upetinya bagi para oknum pejabat yang membidanginya.
Kepala Bidang pengawasan Barang Dalam Negeri Nursilwan ketika di konfirmasi di ruangan kerjanya baru-baru ini mengatakan, soal pengawasan barang yang beredar di Karimun merupakan wewenang dari pemerintah Provinsi Kepri.
“Kita tidak ada wewenang mengawasi peredaran barang maupun sembako yang masuk ke wilayah Karimun,kecuali dari provinsi sama-sama turun untuk melakukan pengawasan ke lapangan,” terangnya.
Secara terpisah AM dan AS ketika di konfirmasi terpisah mengatakan beras yang di jualnya murni distribusi dari Bulog dan langsung kami salurkan ke masyarakat.
“Silahkan saja cek ke gudang,” katanya enteng
Disinggung masalah beras oplosan, dirinya hanya mengatakan lihat saja sendiri,” terangnya dengan nada cuek.
Berdasarkan penelusuran di lapangan diduga ada dua oknum pengusaha nakal berinisial AM memiliki gudang di kawasan puakang sementara AS yang berada di kawasan Pabrik Es Karimun Kepulauan Riau yang disinyalir kuat melakukan praktek pengoplosan beras illegal ini dan melakukan distribusi ke masyarakat.
Hingga saat ini, praktek penipuan dan pemalsuan trade brand (merek) nama-nama beras itu berjalan mulus tanpa adannya tindakan dari instansi yang berwenang.  Saat ini berbagai macam merek beras lokal beredar luas di Karimun, padahal beras itu kebanyakan beras oplosan yang sudah dikemas ulang.
Biasanya beras itu di datangkan dari luar negeri melalui pelabuhan tidak resmi yang ada di Karimun. sesampainya di Karimun, masuk ke gudang penampungan, beras itu dibongkar dari dalam karung lalu diganti dengan menggunankan karung plastik yang sudah bertuliskan merek-merek nama beras lokal. setelah itu selesai dilakukan, barulah beras-beras itu dipasarkan.
Maraknya aksi pembodohan kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemasok beras saat ini, tidak menutupi kemungkinan jika pengawasan yang dilakukan oleh Disperindag Karimun, sangat lemah. Akibatnya peredaran beras oplosan beras itu bebas bergerilya di pasaran entah kapan berhentinya.
Kendati praktek ini sudah berlangsung cukup lama, sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak manapun untuk menindaknya, terkesan jika bisnis beras oplosan ini disinyalir melibatkan oknum aparat terkait.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Resmob Polres Karimun Tangkap Pencuri Sepeda Motor di 7 TKP
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Bea Cukai Amankan Kurir Bawa Sabu Sebanyak 1.02 Kg di Pelabuhan Internasional Karimun
TNI AL Amankan 6 PMI Ilegal Tujuan Malaysia di Perairan Pulau Pandan Karimun
Korupsi Dana Hibah KPU Rp1,5 Miliar, Jaksa Tahan 4 Orang Tersangka
Polres Karimun Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025
Resmob Polres Karimun Amankan Pelaku Pencurian di 50 TKP
Bea Cukai Tanjung Balai Karimun Tindak Beragam Barang Ilegal Senilai Rp800 Juta

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:03 WIB

Tim Resmob Polres Karimun Tangkap Pencuri Sepeda Motor di 7 TKP

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Selasa, 25 November 2025 - 17:12 WIB

Bea Cukai Amankan Kurir Bawa Sabu Sebanyak 1.02 Kg di Pelabuhan Internasional Karimun

Senin, 24 November 2025 - 11:20 WIB

TNI AL Amankan 6 PMI Ilegal Tujuan Malaysia di Perairan Pulau Pandan Karimun

Rabu, 19 November 2025 - 21:36 WIB

Korupsi Dana Hibah KPU Rp1,5 Miliar, Jaksa Tahan 4 Orang Tersangka

Berita Terbaru

Bangkinang

Ahmad Yuzar Unjuk “Power” Tunjukkan Plh. Sekda Baru

Sabtu, 6 Des 2025 - 14:23 WIB

Advertorial

BP Batam Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Tingkat Nasional

Sabtu, 6 Des 2025 - 10:58 WIB