Ternyata hanya 35 Ribu Paket Sembako bantuan dari Provinsi Kepri

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2020 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Sekitar 35 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Karimun, bakal mendapat bantuan bahan pokok dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Jumlah ini cenderung turun dari rencana awal. Sebelumnya, Kabupaten Karimun bakal menerima 40 ribu paket. Namun setelah dihitung kembali, jumlah yang dibutuhkan sekitar 35 ribu KK saja.

Dengan begitu sekitar 5.000 paket tidak akan dibawa ke Karimun. Karena menurut aturannya, satu penerima hanya boleh mendapatkan satu bantuan saja.

“Jadi kita 35 ribu saja. Kalau kita ambil semuanya kita salurkan ke siapa. Nanti salah lagi,” sebut Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (12/5/2020).

Penandatanganan berita acara terkait bantuan ini dilaksanakan pada Senin (11/5/2020), antara Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dengan Plt Gubernur Kepri, Isdianto.

Bantuan tersebut menurutnya diperuntukan bagi warga yang tidak dapat sembako dari Pemkab Karimun beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Ini Pesan Edi Masyhudi Saat Gelar Apel Dalam Rangka Operasi Zebra Siak 2017

Adapun program bantuan yang telah disalurkan berupa Program BPNT PKH bagi 7.184 KK, Keluarga Penerima Manfaat (PKM) sekitar 4.000 lebih dan 33.000 KK mendapat bantuan sembako dari Pemkab Karimun belum lama ini.

“Ini untuk yang belum dapat kemarin. Data lengkapnya ada sama Dinsos,” kata Rafiq. Setelah penandatanganan berita acara, Pemkab Karimun tinggal menunggu datangnya bantuan dari Pemprov Kepri tersebut.

Setelah tiba, bantuan langsung serahkan Pemerintah Provinsi ke tiap-tiap kecamatan dan diteruskan ke kelurahan.

“Kalau (tiba di Karimun) kapan sampainya, saya tak bisa pastikan. Saya mau secepatnya. Mereka langsung ke kecamatan bukan kita,” jelas Rafiq.

Baca Juga :  Bupati Karimun: Mari kita sepakati 5 poin penting ini..

Tekankan Validasi Data

Pemerintah Provinsi akan menyalurkan paket sembako ke sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Anggota DPRD Kepri Fraksi Hanura, Bakti Lubis mengatakan, ada sejumlah Pemerintah Kota/Kabupaten yang masih menuntaskan prosedur penerimaan bantuan tersebut.

Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri itu menyebutkan, data penerima bantuan harus jelas.

Ini penting agar penyaluran bantuan tidak terjadi tumpang tindih. Sesuai ketentuan dari Pemerintah Pusat, setiap KK hanya bisa mendapatkan satu program bantuan.

“Data yang pernah diberikan Pemkab dan Pemko di Kepri harus di SK-kan Bupati atau Wali kota. Ada sejumlah Pemkab dan Pemko yang belum menuntaskan, karena datanya itu harus benar-benar clear,” jelasnya.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Berita Terbaru