class="wp-singular post-template-default single single-post postid-34699 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kepri / KPK / Law / Nasional / Riau / Video

Kamis, 10 Desember 2020 - 16:43 WIB

Mantan Kajari Inhu Diadili Terkait Dugaan Pemerasan Kepala Sekolah

Pekanbaru – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indragiri Hulu (Inhu), Hayin Suhikto, diadili di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru terkait dugaan pemerasan terhadap kepala SMP Negeri di Inhu, Kamis (10/12/2020).

Selain Hayin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Eliksander Siagian, juga mendakwa mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Inhu, Ostar Al Pansari dan mantan Kasubsi Barang Rampasan, Rionald Febri Rinaldo. Para terdakwa didakwa melakukan pemerasan Rp1,5 miliar.

Persidangan para terdakwa digelar terpisah secara virtual dengan Majelis Hakim yang diketuai Lilin Herlina di Pengadilan Tipikor. Sementara JPU di Kejaksaan Agung dan ketiga terdakwa di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung, Jakarta.

JPU dalam dakwaannya menyebutkan, perbuatan para terdakwa terjadi pada bulan Mei 2019 sampai dengan Juni 2020 lalu. Hayin menerima uang Rp 769.092.000, Ostar menerima Rp275 juta dan satu unit iPhone X sedangkan terdakwa Rionald menerima uang Rp115 juta.

Baca Juga :  Bawa Sabu 20 Kilogram, Satu Tersangka Ditembak Mati

“Seluruh dana diterima Rp1.505.000.000,. Penerimaan itu bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya terdakwa selaku penyelenggara negara,” kata JPU.

Uang itu berasal dari 61 kepala SMP negeri di Inhu. Penerimaan uang itu berawal ketika kepala SMP itu menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2016 hingga 2018. Ada laporan pengelolaan dana diduga diselewengkan.

Bukannya melakukan penyelidikan, dan pelaksanaan tugas sesuai prosedur yang berlaku terhadap adanya dugaan Tidak Pidana Korupsi dalam pengelolaan dana BOS itu, para terdakwa justru meminta uang kepada para kepala SMP agar kasus tidak dilanjutkan.

Tindakan para terdakwa bertentangan dengan Pasal 5 angka 4 dan 6 Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Pasal 10 UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Pasal 23 huruf d, e dan f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Baca Juga :  Kabag Protokol Setdakab Inhu Diperiksa Jaksa

Selanjutnya, Pasal 4 angka 1 dan 8 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Pasal 4 huruf d, Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: PER-067/A/JA/07/2007 tanggal 12 Juli 2007 perihal Kode Etik Perilaku Jaksa, Peraturan Jaksa Agung Nomor 006/A/JA/07/2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan RI.

Terdakwa juga melanggar Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: PER-039/A/JA/10/2010 tanggal 29 Oktober 2010 tentang Tata Kelola Administrasi dan Teknis Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus tentang Tata Kelola Administrasi dan Teknis Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus.

“Perbuatan terdakwa juga bertentangan dengan Surat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : B-845/F/Fjp/05/2018 tanggal 04 Mei 2018 perihal Petunjuk Teknis Pola Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus yang Berkualitas,” tutur JPU.

Atas dakwaan itu, terdakwa tidak mengajukan keberatan. Persidangan dilanjutkan pekan depan dengan meminta keterangan saksi.*

(Ochu)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Cegah Penyelundupan Pangan, Infrastruktur Pertanian di Perbatasan Bakal Dibangun

Bangkinang

Polsek Tambang Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Ini Pesan Kapolsek

Berita

Bawa Sabu 16 Kilogram, Oknum Perwira Polisi Dihadiahi Timah Panas

Nasional

Dengan Pelatihan ,Dinas Perdaginnaker Kabupaten Pasaman Tingkatkan Peluang Kerja Masyarakat

Batam

Kapolda Kepri Keluarkan Maklumat Penggunaan Kembang Api

Berita

Muhammad Rudi Berkomitmen Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam

Berita

Pembangunan dan Pengembangan Rempang Upaya Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Sosial

Berita

Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun Masa Bakti 2021 – 2024, Resmi Di Kukuh
error: Content is protected !!