Potensi Jasa Labuh Jangkar Peluang Percepatan Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 13 Maret 2021 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan bahwa potensi jasa labuh jangkar yang akan diterima oleh Kepri akan digunakan untuk membangun daerah agar lebih cepat maju dan masyarakat bisa sejahtera.

“Niat bersama kita satu, yaitu ingin membangun daerah lebih cepat. Oleh karena itu dengan tambahan fiskal yang kita dapatkan akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur investasi serta mendorong investasi masuk sehingga bermanfaat untuk masyarakat,” jelas Ansar saat memimpin Rapat Koordinasi Pembentukan Satgas Pengawas Pelaksanaan Labuh Jangkar di wilayah Kepri di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (12/3/2021) sore.

Dalam rapat ini hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, Kajati Kepri, Hari Setiyono, Danlantamal IV, Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Danguskamla Armabar, Laksma TNI Yayan Sofiyan, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, Asop Kaskogabwilhan I Laksamana TNI Ariantyo Condro Wibowo, Danlanud Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Sumantri, Kepala, Perwakilan Ombudsman Provinsi Kepri Lagat Parroha Patar Siadar serta Perwakilan Bakamla, Kabinda, Kanwil Hukum dan HAM, BPKP Perwakilan Kepri, KSOP dan Imigrasi.

Ansar menguraikan, bahwa beberapa hari yang lalu dirinya melakukan pertemuannya Menko Marves, Luhut B. Panjaitan bersama Deputi Menko Marves serta Penasihat Khusus Menko Marves Marsetio dalam rangka membahas tindak lanjut jasa labuh jangkar.

Baca Juga :  Gubernur Kepri: Dua Kawasan Wisata di Kepri akan Dibuka April Mendatang

Bapak Menko Marves pesan kepada saya bahwa di daerah kita untuk membentuk Satgas guna penertiban kapal-kapal yang berlabuh berada di luar kawasan jasa labuh jangkar. Beliau juga sampaikan bahwa tidak ada satupun boleh terutama kapal asing berlabuh di luar labuh jangkar, semua wajib melabuhkan labuh jangkarnya dititik yang tekah ditetapkan,” ujarnya menyampaikan pesan Menko Marves.

Menindaklanjuti pesan Menko Marves tersebut maka dirinya telah memerintahkan dinas terkait untuk melakukan penyusunan draft awal Pembentukan Satgas Pengawas Pelaksanaan Labuh Jangkar di Wilayah Provinsi Kepri.

“Kemarin kita susun SK Satgas labuh Jangkar. Kita sampaikan dahulu. Nanti ada unsur belum masuk mohon pendapat dan saran. Karena labuh jangkar ini merupakan aktivitas yang baru pertama kali kita lakukan maka terus kita lakukan evalusi dan penyempurnaan kedepannya. Jika telah sempurna pada Kamis (18/03) nanti akan kita serahkan ke Menko Marves ketika datang ke Batam,” ucapnya.

Intinya menurut Ansar, Pemerintah Pusat sangat mendukung daerah untuk bertindak kreatif dan inovatif dalam menggali sumber pendapatan baru untuk menambah pendapatan asli daerah.

“Pesan pak Menteri sebanyak apapun potensi laut, gunakan dan optimalkan kebermanfaatannya untuk daerah. Karena pusat sudah berikan dukungan, maka kita juga harus cepat bertindak,” ujarnya.

Ansar kembali menyampaikan potensi yang bisa didapatkan dari aktivitas labuh jangkar di Kepri ini karena dalam hitungan harian saja 350 sampai dengan 400 kapal yang melintas Selat Malaka.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Ramah Tamah Bersama Panglima TNI

Dari jumlah tersebut jika 5 persen saja atau 20 kapal dengan bobot 50.000 GT memanfaatkan jasa labuh jangkar maka potensi yang kita dapatkan adalah 1 juta GT per hari. Jika kalikan dengan Rp 700,- yang mejadi hak pemerintah Daerah, maka dalam satu hari kita bisa mendapatkan 700 juta atau 200 miliar setahun.

“Saya yakin kalau kita bisa tertibkan kapal yang labuhnya diluar area labuh jangkar maka penghasilan kita bisa lebih dari itu. Bahkan bisa meningkat 10 persen saja maka akan ada tambahan fiskal 400 milyar pada APBD kita,” jelasnya.

Kedepan, untuk menambah daya tarik agar kapal-kapal yang melewati Selat Malaka ini mau menggunakan ruang laut di Kepri untuk melabuhkan kapalnya, maka dirinya akan melakukan pertemuan khusus dengan para operator jasa labuh untuk mendengarkan masukan untuk menjadikan wilayah jasa pungut ini kompetitif dibandingkan dengan negara tetangga.

“Kita akan rapat khusus dengan para operator jasa labuh ini, kita minta mereka untuk perluas jangkaun pasarnya, apa problem di birokrasi akan kita bantu, dan akan kita bersama rumuskan strategi-strategi apa yang dapat menarik minat para pemilik kapal agar mau melabuhkan kapalnya di daerah labuh jangkar yang telah kita tetapkan,” katanya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Berita Terbaru