DPR Kecewa Dengan Mentan Amran Impor Bawang Merah

- Jurnalis

Minggu, 29 Mei 2016 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta– Beberapa kalangan menyesalkan rencana pemerintah mengimpor bawang merah dengan alasan strategi menurunkan harga. Selain rencana impor bawang, dan juga gonjang-ganjing ketidak singkronan para pembantu Presiden Jokowi mengenai impor bawang.

Hal tersebut dilontarkan Wakil Ketua Komisi IV Fraksi Partai Demokrat DPR Herman Khaeron. Dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (29/5/2016). Herman berharap para pembantu Presiden Jokoqi harus sejalan mengeluarkan kebijakan, sehingga tidak merugikan rakyat.

Prihal impor bawang, menurut politisi asal Cirebon ini menilai tidak ada salah dan sah saja pemerintah impor bawang merah untuk menstabilkan harga. “Tapi jangan sampai menekan keuntungan para petani,” ujarnya.

Herman juga mengharapkan agar gonjang-ganjing harga pangan menjelang puasa sampai lebaran tidak perlu terjadi. Masukannya para pembantu Presiden harus kompak.

Di samping itu, Herman mengingatkan khususnya Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman agar untuk menggenjot produktifitas serta pengelolaan bawang pasca panen. Sehingga, komoditas ini bisa lebih tahan lama.

“Bawang merah termasuk komoditas daya tahannya tidak panjang. Karena itu pekerjaan rumah Kementerian Pertanian bagaimana menggenjot,” jelasnya.

Herman menyesalkan langkah Mentan Amran yang menyebutkan mengenai ketercukupan pangan serta kestabilan harga jelang puasa. Menurutnya fakta dilapangan harga bawang merah cukup mahal.

“Menteri Pertanian harus berfikir bagaimana langkah komoditas yang bisa diproduksi di dalam negeri harus seutuhnya di suplai oleh dalam negeri, berarti tekadnya juga harus memperbaiki tingkat harga ditingkat petani,” katanya.

“Langkah itu agar kwantinitas produksi ditingkat petani juga bisa dipertahankan. Disisi lain agar harga ditingkat pasarnya ditekan pada level tertentu, tetapi kemudian pada akhirnya merembet ditingkat petani tidak ekonomis,” paparnya.

Ia menilai, kendati ada impor dirinya berkeyakinan fokusnya terhadap masalah harga. “Terpenting bagaimana harga di Ramadan dan Idul Fitri ini, supaya tidak terfluktuatif atau tidak meningkat pada harga yang tidak terjangkau oleh masyarakat, lanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya kita ketahui rencana pemerintah impor bawang kerap menjadi silang pendapat dan polemik dijajaran pembantu presiden. Seperti Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan bahwa langkah impor bawang merah dilakukan untuk menurunkan harga saat bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti. Disebutkan Darmin bahwa bawang diimpor adalah 2.500 ton.

Di sisi lain Presiden Joko Widodo berharap harga bawang merah bisa turun ke Rp20.000 per kg saat puasa, dari harga saat ini Rp40.000 per kg. Beberbeda dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang menentang adanya impor bawang merah, karena produksi saat ini surplus. (DRA)

(rzy)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Sudandri Pimpin Evaluasi Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 di BPKAD Riau
Kapolres Meranti Sambangi SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda
Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Kapolsek Kampar Kiri Cek Langsung Penanaman Jagung Kuartal Kedua
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Kapolres Meranti Sambangi SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 27 Juli 2026 - 13:20 WIB

Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Berita Terbaru

error: Content is protected !!