class="wp-singular post-template-default single single-post postid-8535 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri

Senin, 29 Mei 2017 - 15:27 WIB

BNNP Kepri Bentuk Tim Khusus Pengawasan Penyelundupan Narkoba Jelang Lebaran

Liputankepri.com,Batam – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau membentuk tim khusus untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba yang memanfaatkan momen kepulangan Tenaga Kerja Indonesia dari Malaysia jelang Lebaran.

“Kami sudah membentuk tim khusus terdiri dari berbagai instansi untuk meningkatkan pengawasan penyelundupan narkoba,” kata Kabid Berantas BNN Kepri, Bubung Pramiadi di Batam, Kepri, Minggu (28/5/2017)

Tim tersebut, kata dia, terdiri dari perwakilan BNN Kepri, kepolisian, bea cukai, kantor imigrasi, kantor pelabuhan, dan karantina. “Kegiatan rutin untuk pengawasan sudah dilakukan. Jadi itu yang akan lebih ditingkatkan khususnya menjelang Lebaran ini,” kata dia.

Sejauh ini, kata dia, pengawasan oleh pihak terkait sudah dilakukan, dan berhasil menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkoba di Kepri. “Terakhir penggagalan penyelundupan 21,5 kilogram sabu asal Malaysia di Kabupaten Karimun oleh tiga orang kurir pada Sabtu 13 Mei 2017) kemarin,” kata Bubung.

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau Nixon Manurung sebelumnya mengatakan akan meningkatkan pengawasan di seluruh wilayah demi mengantisipasi upaya penyelundupan narkoba saat musim mudik TKI.

“Kami akan tingkatkan pengawasan bersama dengan sejumlah instansi terkait. Terlebih mendekati Lebaran nanti saat banyak arus mudik termasuk dari Malaysia,” kata Nixon.

Menurut dia, sindikat narkoba internasional kerap memanfaatkan TKI yang mudik Lebaran untuk menyelundupkan narkoba ke dalam negeri, khususnya jenis sabu.

“Kepri merupakan wilayah yang dekat dengan Malaysia dan selama ini sering dimanfaatkan sebagai jalur transit penyelundupan narkoba. Sehingga momen ini harus diwaspadai agar tidak dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkoba,” kata Nixon.

Nixon mengatakan, wilayah Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam adalah tiga daerah yang dianggap paling rawan penyelundupan di Kepri. (fzy/Oz)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Natuna sampaikan permohonan maaf saat hadiri Musrenbang Tahun 2021

Karimun

Asun,Pedagang Kue Tewas di Kamar Mandi

Batam

Pengerjaan 4 Rumah Contoh di Tanjung Banon

Criminal

Gara-gara Sabu,Kapolres Tanjung Pinang Pecat Brigadir Lian

Featured

Si Jago Merah Lalap Belasan Rumah di Tanjungpinang Barat

Karimun

Himelaya Karimun dukung upaya TNI-Polri dalam mengusir kapal asing yang mengacau di wilayah Natuna

Featured

Kapolres: Peran Media Sangat Penting

Berita

HUT Polda Kepri Ke-18, Polres Karimun Gelar Donor Darah
error: Content is protected !!