Himelaya Karimun dukung upaya TNI-Polri dalam mengusir kapal asing yang mengacau di wilayah Natuna

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2020 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Ketua himpunan Melayu Raya (Hi-Melaya) korwil Karimun, Muhammad Firdaus mendukung penuh sikap TNI dan Kementerian Pertahanan menggelar kekuatan lebih besar di wilayah laut Natuna.

Hal ini menyikapi sebagai respon masuknya kapal nelayan China yang melakukan aktivitas perikanan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia Wilayah Laut Natuna Utara.

“Saya beserta seluruh rekan-rekan melayu raya, mendukung penuh TNI-Polri mengusir para pencuri ikan dan kapal perang China yang masuk ke dalam kedaulatan Republik Indonesia,” NKRI harga mati ku bela dan ku jaga ucap Daus sapaan akrabnya melalui telepon selulernya, Senin (06/01).

Baca Juga :  Menhan Prabowo ke Natuna,WNI yang sedang diobservasi gembira

Ditambah lagi laut Natuna Utara, menurut Daus merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau yang harus dipertahankan dan di jaga marwahnya, karna Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati.

“Tindakan semena mena kapal asing yang mencuri di perairan kita (Indonesia) patut ditindak tegas, Itu merupakan bentuk gangguan terhadap kedaulatan Republik Indonesia. Seperti kita ketahui Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna memiliki kedudukan hukum, dengan begitu kami sebagai anak bangsa dan anak Kepri bagian dari Indonesia siap untuk bersatu untuk mempertahankan kedaulatan RI,”tegas Daus.

Berdasarkan informasi saat ini, sejak kapal asing masuk kedalam zona indonesia, TNI semakin memperkuat kekuatan serta pertahanan diri dilaut Natuna, dengan mengirim 6 KRI ke sana, bahkan 600 personil TNI dari tiga matra juga di persiapkan untuk melindungi laut Natuna Utara dan sekitarnya.*

Baca Juga :  Kapal China Selamatkan 7 Nelayan Tenggelam di Laut Natuna

(ronal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon
Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO
Polsek Tebing Tinggi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Meranti
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:24 WIB

KLM Setia Bersama Karam di Perairan Selat Ringgit, Nahkoda dan ABK Selamat

Senin, 22 Juni 2026 - 12:28 WIB

AS Dilaporkan Jalin Kontak dengan Oposisi Israel, Cari Pengganti Netanyahu

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:57 WIB

Iran Tutup Kembali Selat Hormuz Pasca serangan Israel ke Lebanon

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:39 WIB

Konflik Intimidasi Wartawan, Kapolsek Kampar Kiri Sukses Damaikan Antoni SOS dan Hasbi IWO

Berita Terbaru