class="wp-singular post-template-default single single-post postid-9625 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun

Minggu, 16 Juli 2017 - 13:31 WIB

Rafiq: Pahami Kondisi, Jangan Memaksakan Kehendak

  • ​Terkait Unjuk Rasa Pemuda Pangke Di PT Saipem

liputankepri.com, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq, menghimbau kepada  pemuda Desa Pangke Barat yang melakukan aksi unjuk rasa di PT Saipem beberapa waktu lalu yang perekrutan tenaga kerja tempatan, untuk saling memahami dengan tidak memaksakan kehendak agar tidak terjadi anarkis.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, menghimbau kepada pemuda pangke yang berunjuk rasa di PT Saipem beberapa waktu lalu, untuk dapat memahami kondisi yang ada dengan tidak memaksakan kehendak terkait lapangan kerja.

Dirinya menegaskan, siapapun boleh menyampaikan aspirasi, tapi jangan anarkis. Jangan memaksakan kehendak, harus berpikir realistis dengan logika bahwa kondisi ini harus dipahami para pekerja di Kabupaten Karimun.

“Jangan anarkis, jaga kondisi Karimun yang baik ini, jaga iklim investasi yang baik ini,” tegas Rafiq kepada wartawan, usai membuka kegiatan Bhakti Sosial Pengobatan Gratis di Vihara Buddha Diepa Karimun, Sabtu (15/7/2017).

Rafiq mengungkapkan, saat ini PT. Saipem sedang mengalami penurunan omset dari pekerjaan proyeknya. Sehingga mau tidak mau akan terjadi pengurangan tenaga kerja.

“Saat ini PT Saipem mengalami penurunan pendapatan dari pengerjaan proyek, bahkan saat ini belum ada lagi proyek yang dikerjakan. Sehingga mau tidak mau, suka atau tidak suka terjadi pengurangan dari 15.000, PT Saipem hanya mempekerjakan 1.500 sampai 2.000 tenaga kerja saja,” ungkap Rafiq

Namun demikian, Rafiq juga menjelaskan kondisi seperti ini telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Karimun kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Terkait bagaimana mendorong lapangan pekerjaan dari Pemerintah Pusat untuk dapat dikerjakan di Karimun.

“Jangan khawatir, beberapa perusahan akan masuk ke Karimun seperti PT.GRM, sedang mempersiapkan tiga perusahaan di pulau Asam, yang akan menyerap tenaga kerja lebih kurang 4.000-5.000 orang. Begitu juga perusahaan Jaya Anur Riya di Coastal Area, juga menjadi peluang kerja bagi tenaga kerja lokal,” jelasnya. (***)

Share :

Baca Juga

Berita

Satlantas Polres Karimun berikan paket sembako bagi warga tidak mampu

Berita

Anggota DPRD Kabupaten Karimun Charli Donna Hadiri Pembukaan Turnamen Sepakbola Baran Cup V

Featured

Selama Operasi Zebra Lancang Kuning 2023, Ini Kata Kasat Lantas

Karimun

Kapolsek Buru: Kami himbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan

Featured

Inilah Tarif Baru Biaya STNK & BPKB

Ekonomi

Pembangunan BLK di Karimun Bakal Telan Dana Rp 47 Miliar

Featured

Dugaan Korupsi Rumah Suku Duane,Mantan Kadinsos Di Panggil JPU

Featured

Suzuki Luncurkan Motor Baru untuk Iannone dan Rins
error: Content is protected !!