Akibat Perusahaan Tambang Pasir, Akses Jalan Marok Kecil Rusak Berat

- Jurnalis

Rabu, 24 Maret 2021 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingga – Salah satu akses jalan yang menghubungkan Desa Marok Kecil Kecamatan Singkep Barat dengan Kota Dabo Singkep milik Pemkab Lingga mengalami kerusakan akibat menjadi tempat aktivitas salah satu Perusahaan tambang pasir yang beroperasi di Desa Marok Kecil.

Jalan yang secara administrasi berada di wilayah Desa Batu Berdaun Kecamatan Singkep tersebut mulai mengalami kerusakan semenjak Perusahaan Tambang yang beroperasi di Desa Marok Kecil mulai merambah kawasan Desa Batu Berdaun yang notabene diluar izin ekplorasi Perusahaan tersebut.

Akibatnya, jalan yang seharusnya diperuntukkan guna memudahkan masyarakat dalam beraktivitas malah digunakan untuk kepentingan kegiatan pertambangan, sehingga kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  PGRI Cabang Lingga Timur Gelar Rapat Kerja Tahunan

Kendati demikian, Sekdes Batu Berdaun Djumadi mengaku bahwa Perusahaan yang selama ini melakukan aktivitas di wilayah Desa mereka tidak pernah melibatkan pihak Pemdes Batu Berdaun dalam Kegiatan pertambangan pasir tersebut.

“Secara administrasi dari Perusahaan tidak pernah kami terima, pihak Pemdes maupun BPD Batu Berdaun tidak pernah diajak duduk bersama untuk membahas masalah kegiatan pertambangan yang terjadi di daerah pantai Todak tersebut”, ungkap Sekdes.

Sementara itu disinggung mengenai izin operasi Perusahaan Tambang Pasir di Desa Batu Berdaun tersebut, Djumadi mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahuinya sebab tidak pernah dilibatkan terkait kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Lingga Upayakan Penambahan Dana Kerjasama Media Tahun 2021

“Setahu saya Perusahaan tersebut beroperasi di Desa Marok Kecil, tanpa kami ketahui mereka juga merambah sampai kesini (Desa Batu Berdaun), sehingga jalan tersebut mengalami kerusakan “, tambahnya

Menilik permasalahan ini, Pihak Desa Batu Berdaun berencana akan menggelar rapat untuk menyelesaikan polemik yang terjadi, nantinya pihak desa akan mengundang pihak Perusahaan juga Pihak Kecamatan ditambah lagi dengan pihak-pihak yang dirasa berkompeten agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap pihak Perusahaan bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang diakibatkan oleh aktivitas mereka, karena jalan tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam melakukan aktivitas,” imbuhnya.**

(Ari)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:03 WIB

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Berita Terbaru