Natuna – Puluhan pemuda Semitan Desa Pengadah berinisiatif akan melakukan patroli keliling guna meningkatkan ketertiban akibat keresahan warga yang melintasi jalan yang sepi.
Pantroli keliling ini bertujuan dalam menindak dan sekaligus untuk mencari pelaku yang diduga meresahkan terhadap salah seorang warga Desa Pengadah, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (05/06/2022) malam.
Bardi Alfiansyah, selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) O2 Semitan, sekaligus yang menggerakkan warga untuk patroli di lapangan menuturkan, sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, kami warga setempat mengantisipasi terlebih dahulu.
Sebagai Ketua RT 02 di Desa Pengadah kami merasa tidak nyaman dengan pemberita yang beredar di Gerub facbook Berita Natuna (BN)” ada dugaan ingin membegal warga yang melintasi di sana.
“Bahkan warga setempat mengalami hal yang serupa baru-baru ini, jadi kami sebagai RT setempat bersama Sekretaris BPD, Anggota BPD, Ketua RW dan pemuda setempat menelususi dan menindak lanjutin laporan salah seorang warga yang sampai ke kami,”ujarnya.
Selaku RT, ia menghimbau kepada masyarakat khususnya warga Desa Pengadah agar berhati-hati dan waspada melewati wilayah sujung yang berada di perbatasan antara kedua Desa Kelanga dan Pengadah, kalau bisa jangan sendirian pulang larut malam.
“Insyaallah operasional ini akan berlangsung pada malam-malam berikutnya sampai kondisi menjadi aman,”terang nya.
Untuk sementara waktu pihaknya belum melibatkan pihak keamanan, untuk sekarang kami melibatkan hanya sebatas dari pihak masyarakat setempat, apa lagi hanya sebatas dugaan ingin membegal, namun belum ada korban.
Hal ini di benarkan oleh lwan, salah seorang warga Desa Pengadah yang mengalami kronologi kejadian diduga begal tersebut, ia menceritakan bahwa ada sebuah motor yang membuntuti dirinya dari belakang bersama istrinya, menggunakan motor Kawasaki Ninja di area Sujung tersebut. Meski tidak menjadi korban oleh seorang pelaku diduga begal, namun dia merasa kawatir dengan kejadian tersebut.
“Perkiraan jam 10 lewat pada malam sabtu kemarin, ada motor tiba-tiba membuntuti kami dari belakang, awal nya motor tersebut berlawanan arah dari Pengadah menuju Sujung, tiba-tiba motor tersebut berbalik arah untuk membuntuti kami dari belakang,” ujarnya saat di konfirmasi, Minggu 05 juni 2022 pagi.
Lanjutnya, setelah sampai di perkampungan desa, penguna motor tersebut menuju ke arah teluk Buton, namun tidak berselang begitu lama dengan motor yang sama lalu berbalik arah ke belakang menuju Ranai lagi.
“Dengan demikian ia berharap kepada warga untuk berhati-hati melintasi lokasi yang sepi tersebut agar tidak mengalami korban yang diduga begal tersebut,” jelasnya.**








