Bakamla RI Temukan 47 TKI dari Malaysia Lewat Jalur Tikus

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2020 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – BADAN Keamanan Laut (Bakamla) RI menemukan 47 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia dengan melintasi jalur ilegal, atau dikenal jalur tikus.

Seluruh TKI diamankan untuk menjalani tes kesehatan. Tujuannya mencegah penularan virus korona (covid-19), yang kemungkinan dibawa TKI.

“Tadi malam Bakamla mengamankan 47 TKI/PMI dari Malaysia,” ujar Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya Aan Kurnia, saat dihubungi, Rabu (15/4).

Lebih lanjut, Aan menjelaskan sebanyak 47 TKI asal Malaysia melewati Perairan Nongsa, Tanjung Mata Ikan, Batam. Mereka mencoba masuk ke Indonesia melalui pelabuhan tikus sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (15/4).

“Saat ini 47 TKI diserahkan ke aparat gabungan agar bisa masuk Indonesia melalui pelabuhan resmi. Serta, mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, sehingga bisa mencegah penyebaran covid-19,” imbuh Aan.

Menurutnya, kasus ini terungkap melalui operasi satuan tugas (satgas) garda lintas batas yang dipimpin Bakamla Zona Maritim Barat. Kronologinya bermula dari patrol yang dilakukan satgas pukul 22.00 WIB. Patroli itu menggunakan Kapal Catamaran 508 dan RHIB 605 di perairan Selat Riau, tepatnya Karang Galang.

Baca Juga :  Lagi, Bakamla RI Amankan 19 PMI Ilegal di Pelabuhan Tidak Resmi di Batam

Kemudian pukul 23.45 WIB, unsur satgas melaksanakan patroli penyisiran sekitar Pantai Nongsa. Setelah 15 menit berlalu, satgas melihat sekelompok orang di pinggir pantai dan perahu yang melaju cepat.

“Ketika akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, warga sekitar menolak. Kemudian, 47 TKI dievakuasi menggunakan Catamaran 508 menuju Pelabuhan Nongsa Pura. Namun juga ada penolakan dari warga setempat. Selanjutnya dievakuasi ke Pangkalan Armada Kamla Barat, Barelang,” paparnya.

Baca Juga :  Bawa Kokain dari Malaysia,Kapal MV Tong Po Ditangkap di Perairan Bintan

Selanjutnya, satgas berkordinasi dengan karantina kesehatan Pelabuhan Batu Ampar untuk pemeriksaan kesehatan. Pukul 04.30 WIB, Kapal Catamaran 508 yang membawa petugas PMI tiba dan memeriksa suhu tubuh TKI, serta melakukan pendataan.

Dari hasil pendataan, 47 TKI memiliki tujuan sebagian besar ke Lombok. Lainnya sekitar 5 orang dengan tujuan Aceh dan 1 orang tujuan Cilacap. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas PMI, rata-rata suhu tubuh TKI berkisar 33-36 derajat celcius.

“Mereka akan diserahkan ke petugas kesehatan wilayah untuk ditangani sesuai protokol. Bila ada gejala, mereka akan dikarantin di RS Pulau Galang,” tutupnya.(OL-11)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Asmar Sambut Lawatan Persatuan Ketua Kampung Negeri Melaka, Perkuat Kerja Sama Serumpun Indonesia-Malaysia
Kapolres Kepulauan Meranti Edukasi Siswa SD tentang Pelestarian Lingkungan
Pemkab Meranti Bentuk Tim Penataan Jaringan Telekomunikasi, Wujudkan Kota Lebih Aman dan Rapi
Bupati Asmar Tegaskan MoU Pemkab dan PLN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Meranti
Polsek Kampar Konsisten Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Rutin Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Kayu Aro
Bupati Asmar: PWI Mitra Strategis Pemerintah Sampaikan Informasi Pembangunan
Temui Bima Arya, Wakil Bupati Muzamil Minta Dukungan Kemendagri Perjuangkan Status Meranti Dalam RUU Daerah Kepulauan
Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:59 WIB

Bupati Asmar Sambut Lawatan Persatuan Ketua Kampung Negeri Melaka, Perkuat Kerja Sama Serumpun Indonesia-Malaysia

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:30 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Edukasi Siswa SD tentang Pelestarian Lingkungan

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pemkab Meranti Bentuk Tim Penataan Jaringan Telekomunikasi, Wujudkan Kota Lebih Aman dan Rapi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asmar Tegaskan MoU Pemkab dan PLN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Meranti

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WIB

Polsek Kampar Konsisten Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Rutin Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Kayu Aro

Berita Terbaru