BC Karimun Amankan Ribuan Roll Tekstil

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2020 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Tim gabungan patroli Bea Cukai Kepulauan Riau gagalkan penyelundupan 3.395 Roll Tekstil diduga asal negara tetangga dengan tujuan Indonesia, Selasa (14/7/2020) sore.

Tekstil tersebut ditemukan diatas KM Karya Sakti yang terparkir di sekitar pantai Pelawan Kabupaten Karimun dengan total harga sekitar Rp13 Miliar.

“Modusnya ribuan Roll kain tekstil tersebut akan diselundupkan dengan mengelabui petugas dengan cara menumpuk bagian atas dengan kasur sebanyak 49 kasur/tilam busa,” jelas Kepala KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, Agung Marhaendra Putra kepada wartawan di Aula H K Irooth Kanwil DJBC Khusus Kepri, Senin (20/7/2020) sore.

Dijelaskan pengungkapan bermula dari informasi masyarakat bahwa ada yang mencurigakan, tim patroli gabungan BC Kepri menindaklanjuti informasi tersebut dan menemukan kapal bermuatan ribuan tekstil itu di sekitar perairan Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun, Selasa 14 Juli 2020 sore.

Baca Juga :  BC Kepri Fasilitasi Ekspor PT Saricotama

“Menindaklanjuti informasi dari masyarakat tim langsung menuju lokasi, namun ketika tim partoli sampai, kapal dalam keadaan kosong. Anak Buah Kapal (ABK) sudah melarikan diri karena, diduga telah mengetahui pergerakan tim Bea Cukai,” ucap Agung

Masih Agung menjelaskan, sesampainya di lokasi Tim Pengawasan Kantor Wilayah Kepulauan Riau dan Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun melakukan pemeriksaan dan tindakan dengan disaksikan langsung oleh ketua RW dan RT setempat.

Baca Juga :  BC Kepri Amankan Tugboat saat Transfer 20 Ton Solar Ilegal

“Begitu sampai di lokasi kita langsung lakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut dengan disaksikan langsung oleh ketua RW dan RT setempat , selanjutnya kapal diamankan dengan membawa ke Kanwil DJBC Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut, atas kejadian tersebut potensi kerugian negara ditafsir sekitar 4.962.588.406.” jelas Agung.

Hal ini menambah deretan panjang upaya memasukan barang-barang secara illegal ke wilayah Indonesia melalui pantai Timur pulau Sumatera yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.

Turut Hadir pada konferensi pers tersebut Sekda Karimun HM Firmansyah, FKPD dan pejabat utama Kanwil DJBC Khusus Kepri.**

(ronal)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah
Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas
Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu
Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Pemadaman Listrik, Ini Pesan Kapolres Karimun

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:10 WIB

Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia

Berita Terbaru