Batam Termasuk Pasar Narkoba Terbesar Kedua Di Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 6 Januari 2017 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri,Batam — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyatakan kedekatan Batam dengan negara penyuplai membuat kota tersebut menjadi pasar terbesar narkoba kedua di Indonesia. “Indonesia pangsa pasar terbesar narkoba di ASEAN. Untuk Batam nomor dua terbesar karena dekat negara penyuplai,” kata Budi Waseso di Universitas Batam, Jumat (6/1).

Menurut Budi Waseso selama ini penyuplai narkoba terbesar bagi Indonesia adalah Malaysia dan Singapura. Meskipun asal barang terlarang itu dari Cina, “Barang itu dari Cina transit di Malaysia atau Singapura. Bandarnya di sana (Malaysia dan Singapura). Dari situ dikirim ke Indonesia melalui Batam atau daerah lain,” kata Budi Waseso.

Kedekatan Batam dengan dua negara itu, Budi mengatakan juga menjadikan narkoba masuk dulu ke Batam sebelum dikirim ke daerah lain dan menyebar di Indonesia. “Kerawanan Batam sangat luar biasa untuk suplai dan transaksi besar. Wilayahnya terdiri atas pulau-pulau dan banyak pelabuhan tidak resmi yang sulit diawasi,” kata dia.

Menurut jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas itu, perlu banyak dibentuk satgas-satgas untuk cegah masuk dan beredarnya narkoba di Indonesia. “BNN tidak mungkin kerja sendiri. Jadi harus dibentuk satgas dengan anggota banyak lembaga untuk mengawasi,” kata Buwas.

BNN, kata dia juga ingin agar masyarakat sadar dengan bahaya narkoba. Sehingga tidak tergiur untuk menggunakan barang terlarang tersebut. “Yang paling penting yaitu mengupayakan agar tidak ada masyarakat menggunakan narkoba. Dengan begitu maka tidak akan ada penyalahgunaan narkoba lagi. Itu cita-cita BNN,” kata dia.

Saat ini, kata dia pangsa pasar narkoba di Indonesia memang sangat besar sehingga ratusan kilo narkoba masuk ke Indonesia. “Dalam dua bulan terakhir 2016 saja ada ratusan kilo yang berhasil diamankan BNN. Itu belum termasuk dari instansi lain seperti Polri,” kata Budi Waseso.

 

 

Sumber : Antara

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bebas dari Hukuman Mati, ABK Fandi Ramadhan Kasus 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti
Peringati HPN 2026, Kapolres Karimun Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers
Bea Cukai Batam Reekspor 25 Kontainer Limbah B3 Melalui Pelabuhan Batu Ampar
Lurah Tanjung Uma Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-34 Tingkat Kelurahan Kecamatan Lubuk Baja Batam
Diduga Faktor Human Error, Kapal Tanker Elsa Regent Terbakar di Galangan PT ASL Shipyard Batam
Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:08 WIB

Bebas dari Hukuman Mati, ABK Fandi Ramadhan Kasus 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:49 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian

Senin, 23 Februari 2026 - 10:34 WIB

Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Senin, 9 Februari 2026 - 18:09 WIB

Peringati HPN 2026, Kapolres Karimun Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:54 WIB

Bea Cukai Batam Reekspor 25 Kontainer Limbah B3 Melalui Pelabuhan Batu Ampar

Berita Terbaru