Bekali Santri Hadapi Bencana, PT TIMAH Gelar Edukasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran di Pondok Pesantren Darul Furqan

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN — PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendukung pengembangan pendidikan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui edukasi keselamatan dan pengenalan penanganan bencana kebakaran bagi para santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Furqan, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) Tahun Ajaran 2026/2027, bekerja sama dengan PT TIMAH Division Kundur Area, di lapangan Pondok Pesantren Darul Furqan, Sabtu (25/7/2026).

Melalui kegiatan ini, para santri mendapatkan pengetahuan dasar mengenai potensi bahaya kebakaran, penggunaan alat pemadam api, hingga langkah-langkah yang tepat dan aman dalam menghadapi situasi darurat.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, menyampaikan apresiasi kepada PT TIMAH yang telah memberikan edukasi dan simulasi penanganan kebakaran kepada para santri.

Baca Juga :  Relawan Milenial dan Gen Z Karimun Siap Menangkan H. Muhammad Rudi

“Kami merasa perlu memberikan pemahaman kepada para santri agar dapat mengenali potensi bahaya sekaligus mengetahui cara penanggulangannya. Kami senang permohonan ini mendapat respons dari PT TIMAH dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, pengetahuan mengenai bahaya kebakaran penting diberikan sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mampu mengenali risiko serta mengambil tindakan secara cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Salah satu santri, Rasyid, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi penanganan kebakaran memberikan pengalaman baru, terutama bagi para santri yang baru memasuki lingkungan pondok pesantren.

Baca Juga :  Kuala Maras FC Lolos Berlaga Fase Lanjutan Turnamen Askab PSSI Anambas

“Saya merasa senang dengan kegiatan ini. Apalagi saya baru masuk pesantren, jadi kegiatan pengenalan lingkungan ini cukup berkesan bagi saya dan teman-teman,” ungkapnya.

Ia mengaku sebelumnya belum memahami fungsi berbagai peralatan pemadam kebakaran. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, dirinya mendapatkan pengetahuan mengenai alat pemadam api serta cara menggunakannya dengan benar dan aman.

“Selama ini saya belum mengetahui alat-alat pemadam beserta fungsinya. Sekarang saya jadi tahu. Kami juga diberikan penjelasan bagaimana cara memadamkan api dengan benar dan aman agar terhindar dari bahaya. Terima kasih untuk PT TIMAH,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Butir Pil Ekstasi Tiga Tersangka
Bupati Asmar Dorong Kemudahan Layanan Pensiun ASN melalui Sinergi dengan BRK Syariah
Menaker: Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif
Dapur Program MBG Dilarang Keras Gunakan Gas LPG 3 Kg hingga Beras SPHP
Polsek Kandis Tangkap Dua Pencuri Kabel Grounding PLN di Siak
Bupati Asmar Pimpin Rakor Lintas Instansi, Dorong Akses Langsung Meranti–Malaysia dari Rangsang
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:54 WIB

Bekali Santri Hadapi Bencana, PT TIMAH Gelar Edukasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran di Pondok Pesantren Darul Furqan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:53 WIB

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Butir Pil Ekstasi Tiga Tersangka

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19 WIB

Bupati Asmar Dorong Kemudahan Layanan Pensiun ASN melalui Sinergi dengan BRK Syariah

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:03 WIB

Menaker: Pengawasan Ketenagakerjaan Harus Berbasis Risiko dan Preventif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:00 WIB

Dapur Program MBG Dilarang Keras Gunakan Gas LPG 3 Kg hingga Beras SPHP

Berita Terbaru