class="wp-singular post-template-default single single-post postid-30824 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Bintan / Hiburan / Kepri / Travel

Senin, 13 April 2020 - 08:13 WIB

Dampak Covid-19, 15 Perusahaan di Bintan Gulung Tikar

Bintan – Sebanyak 15 perusahaan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, gulung tikar sebagai dampak dari pandemi covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan Indra Hidayat mengatakan sebagian besar perusahaan itu bergerak di bidang pariwisata, yang tidak dikunjungi wisatawan sejak covid-19.

Wisatawan yang paling banyak berkunjung setiap hari berasal dari Singapura. Sementara sekarang Singapura mengeluarkan kebijakan pembatasan terhadap warga asing yang datang ke negara itu.

“Kondisi ini yang menyebabkan hotel dan restoran di Bintan sepi pengunjung,” ucapnya dikutip dari Antara, Minggu, 12 April 2020.

Perusahaan yang tidak beroperasi sementara waktu yakni PT Bintan On Base Resort, Starjet Grup, PT Arty Bintan Hotel, PT Bintan SPA Villa, PT Bakri Karya Sarana, PT Bali Holiday, PT Pulau Cempedak, PT Pulau Nicoi, PT Bintan Pulau Indah, PT Bukit Bintan Raya, Tanah Merah Seafood Restoran, PT Bintan Alumni Indonesia, PT Serumpun Padi Mas, PT Langit Asta Perkasa CB, PT Alam Indah Bintan.

Indra menjelaskan PT Alam Indah Bintan atau dikenal dengan nama Nirwana Garden Lagoi belum memberi daftar nama karyawan yang dirumahkan. Perusahaan tersebut akan merumahkan 564 orang karyawannya.

Baca Juga :  Soal Natuna, Plt Gubernur Kepri Minta Pusat Lanjutkan Kebijakan Susi

“Jumlah karyawan yang di-PHK sebanyak 635 orang, sedangkan karyawan yang dirumahkan mencapai 1.361 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun tahun 2019 Menurun

Ia mengemukakan jumlah karyawan yang di-PHK maupun dirumahkan akan berubah, dan potensial terus mengalami peningkatan jika permasalahan covid-19 ini tidak dapat diselesaikan dalam sebulan atau dua bulan ini.

Pemkab Bintan telah memikirkan dampak sosial akibat peningkatan jumlah warga yang tidak bekerja. Bintan akan memberikan bantuan tunai langsung sebesar Rp300 ribu kepada warga kurang mampu.

Bantuan ini diberikan selama empat bulan. Selain itu, warga yang tidak bekerja akan diberikan Kartu Prakerja, program pemerintah pusat. Melalui kartu ini, mereka akan diberikan pelatihan agar memiliki keahlian khusus untuk bekerja atau membangun usaha sendiri.**

(bdr)

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi amankan 20 ton kayu Ilegal Logging asal Meranti

Berita

Muhammad Rudi Ingin Ekonomi Kepulauan Riau Tumbuh Signifikan

Berita

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

Berita

Pemcam Rangsang Mengaku Bersyukur, Bakal Calon Bupati Meranti H. M. Adil Hadiri Peringatan Maulidur Rasul

Featured

Penutupan TMMD Ke 101 Kodim 0317 /Tbk akan dimeriahkan oleh 500 Penari Kolosal

Berita

Wujudkan Netralitas ASN, Plt Bupati Asmar Hadiri Rakorwasdal BKN

Berita

Kapolres Karimun bersama Dir Polairud Polda Kepri Tinjau Nasi Kapau

Karimun

Sekelompok Ormas Tutup Paksa Sejumlah Gelanggang Perjudian di Karimun
error: Content is protected !!